Loading...

MENGENAL BERBAGAI MANFAAT TANAMAN LAVENDER UNTUK KESEHATAN

MENGENAL BERBAGAI MANFAAT TANAMAN LAVENDER UNTUK KESEHATAN
Awal mula tanaman lavender ditemukan berada di daerah Mediterania Selatan, Afrika dengan iklim tropis, dan India Timur. Hingga saat ini, tanaman bunga lavender telah tersebar ke Eropa terutama bagian selatan, seluruh bagian Afrika, dan Asia.Tanaman yang memiliki nama latin Lavandula afficinalis syn. L. angustifolia ini tergolong tanaman tropis, berspesies rumput, dan semak-semak.Tanaman bunga lavender selama ini lebih terkenal dengan bunganya yang berwarna ungu. Padahal, bunga ini ternyata memiliki banyak jenis hingga 25 jenis dengan warna-warna yang berbeda. Bunga tersebut berukuran relatif kecil dengan kuntum yang berjumlah mulai dari 5-10 kuntum. Kuntum tersebut berbentu spiral dan tumbuh di ujung dari setiap cabang pohon. Pada permukaan bunga juga ditemui bulu-bulu halus yang sangat lembut. Bagian bunga dari tanaman lavender seringkali dimanfaatkan untuk diambil minyak atsirinya. Minyak ini digunakan untuk keperluan kesehatan dan aroma terapi untuk ruangan. Tanaman bunga ini bukan hanya cantik dilihat dari fisiknya, Namun, bunga ini juga memiliki keunggulan aroma yang banyak dimanfaatkan untuk banyak hal. Tidak heran jika banyak yang mulai membudidayakan bunga lavender untuk ditanam di rumah. memang satu jenis bunga hias ini yang sangat populer di Indonesia kepopularitas nya, tak heran jika banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan lavender secara mandiri di rumah. Bunga lavender bisa ditanam di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Jika di luar ruangan, tanam lavender di tanah yang memiliki drainase baik dan terkena paparan sinar matahari penuh. Jika ditanam di dalam ruangan, kamu harus memastikan kalau lavender itu mendapat sinar matahari yang cukup dan simpan tanaman dalam suhu yang sejuk. Untuk perawatan bunga lavender perlu diketahui juga jika cara merawat lavender tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada treatment khusus agar tanaman lavender bisa berbunga sempurna. Sebenarnya, bunga lavender bukan jenis tanaman yang sulit dikembangkan. Namun, ada beberapa treatment yang perlu diberikan agar tanaman ini bisa tumbuh dengan sehat dan berbunga bagus. Cara merawat lavender yang pertama adalah dengan memperhatikan jarak antar tanaman lavender. Beberapa orang memilih untuk menanam bunga lavender di halaman rumah. Jika ingin menanamnya di halaman rumah, maka faktor yang perlu diperhatikan adalah jarak penanaman. Jarak satu tanaman lavender dengan tanaman lavender yang lain setidaknya harus berkisar antara 30 – 4 cm. Artinya, jarak penanaman tidak boleh terlalu dekat. Memperhatikan media tanam selain bisa menanam lavender di tanah halaman rumah, tanaman ini juga cocok ditanam pada pot. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara merawat lavender dalam Pot sebelum diisi dengan tanah, pot harus dilapisi dengan styrofoam terlebih dahulu, yaitu dengan ketebalan sekitar 5 cm. Jangan menyiram terlalu banyak Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa lavender adalah tipe tanaman yang mampu tumbuh dengan baik dalam kondisi suhu yang cukup panas. Tanah yang lembab, justru tidak bagus bagi pertumbuhan bunga lavender. Jadi, tidak perlu menyiram ini terlalu sering, karena akan membuat tanah menjadi lembab. Penyiraman hanya perlu dilakukan ketika media tanam lavender sudah terasa kering saat disentuh. Namun, pastikan takaran air yang diberikan juga pas. Jangan berlebihan, tapi jangan pula kekurangan. Memberikan air terlalu sedikit justru bisa mengakibatkan munculnya jamur yang akan mengganggu pertumbuhan lavender itu sendiri. memberikannya penyinaran matahari yang cukup. Sebelum menanam lavender di tanah kebun, pastikan untuk memilih lokasi atau area yang mendapatkan sinar matahari yang cukup. Setidaknya selama 8 jam setiap harinya. Namun, jika lavender ditanam pada pot, maka pot tersebut bisa dengan mudah dipindahkan ke area yang memperoleh sinar matahari. Hal ini perlu dilakukan mengingat bahwa lavender bisa tumbuh dengan sehat dan kuat jika mendapatkan penyinaran yang cukup. batang lavender bisa mengeluarkan banyak cabang selama masa pertumbuhannya. Rutin merapikan cabang sgar tanaman lavender tidak terkesan berantakan karena dipenuhi oleh batang, maka cara merawat lavender selanjutnya adalah dengan jangan ragu untuk memangkas dan merapikan cabang-cabang tersebut. Pemangkasan perlu dilakukan sesuai dengan kondisi tanaman. Biasanya, pemangkasan hanya perlu dilakukan setahun sekali. Namun, untuk merapikan cabang dapat dilakukan sesering mungkin jika banyak cabang baru yang muncul pada setiap tanaman lavender. Tanaman lavender sering dijuluki oleh kebanyakan orang sebagai tanaman untuk mengusir nyamuk. Kegunaan ini tidak lain dikarenakan aromanya yang begitu khas sehingga mampu membuat nyamuk untuk tidak mendekat jika ada tanaman ini. Selain untuk mengusir nyamuk, aroma tanaman bunga lavender juga digunakan sebagai pewangi dan parfum. Aroma tersebut didapat dari ekstrak bunga yang diubah menjadi minyak dengan keharuman yang khas. Bunga dengan nama latin Lavandula officinalis atau Lavandula angustifolia ini memang sangat populer, karena banyak dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai macam produk. Mulai dari produk shampo, pewangi pakaian, sabun, obat-obatan, hingga aromaterapi. Lavender telah digunakan setidaknya selama 2500 tahun, saat digunakan untuk mumifikasi dan wewangian oleh orang Mesir kuno, Fenisia, dan Arab. Orang Romawi kuno juga diyakini telah menggunakan lavender untuk memasak, mandi, menyengat udara dan juga untuk pengobatan (mengatasi sakit perut, mengatasi rontoknya rambut, bau mulut, pegontrol rasa nyeri, jerawat, infeksi jamur, dan lain sebagainya. Demikian naskah yang saya buat semoga bermanfaat mempercantik lingkungan rumah, kantor dan dapat dijadikan ajang diseminasi. Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang, Josua Rifandy dan Berbagai sumber media elektronik (Internet) Gambar : Hatchettgardendesign.com Maupun lainnya