Loading...

Mengenal Bio-Slurry Dan Pemanfaatannya

Mengenal Bio-Slurry Dan Pemanfaatannya
Bio SlurryBio-Slurry adalah produk dari sistem produksi biogas berbahan limbah organik (kotoran ternak, sampah organik, atau limbah lainnya ) dan air melalui proses tanpa oksigen di dalam ruang tertutup (anaerob digestion). Teknologi ini telah berkembang di daerah pedesaan China dan India pada abad ke 19 terutama untuk mengolah kotoran ternak dan limbah pertanian guna memenuhi kebutuhan energi untuk memasak dan penerangan. Setelah melalui proses dekomposisi anaerobik menghasilkan bahan bakar gas yang dinamakan biogas dan produk ikutan berupa lumpur yang dikenal sebagai bio-slurry.Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa produk ikutan ini mengandung unsur hara dan zat kimia yang dapat dimanfaatkan sebagai input untuk menghasilkan produk-produk pangan primer lainnya, antara lain untuk pemupukan tanaman, dan bahan pakan ternak/ikan. Bio-slurry dari proses biogas berbahan kotoran sapi antara lain mengandung C organik 47,99 %, N Total 2,92 %, P2O5 0,21 % dan K2O 0,26 %. Selain itu bio- slurry mengandung asam amino, asam lemak, , asam organik, asam humat, vitamin B-12, hormon auksin, sitokin, antibiotik dan nutrisi mikro (Fe, Cu,Zn, Mn, Mo).Dalam budidaya tanaman, bio-slurry telah dimanfaatkan sebagai pupuk, pestisida, fungisida, atrazin herbisida dan klorpirifos insektisida . untuk memudahkan relokasi dan aplikasi di lahan, pemanfaatan bio slurry untuk budidaya tanaman biasanya dilakukan melalui proses rekondisi, antara lain dikeringkan dan komposkan. Proses rekondisi melalui pengomposan dimaksudkan untuk menghilangkan bahan-bahan beracun dan biji gulma dari sasa-sisa bahan organik yang belum tercerna secara sempurna. Kondisi ini sangat mungkin terjadi apabbila bahan organik dalam digester yang bekas tercerna secara optimal, terdorong keluar melalui saluran pembuangan (outlet) akibat penambahan bahan organik ke dalam saluran input (inlet). Masalah tersebut dapat dikurangi apabila pemasukan bahan organik ke dalam digester terjadwal dengan baik. Sebagai pupuk organik, kompos bio-slurry berfungsi sebagai penyedia nutrisi, pembenah lahan, bio aktivator mikroba pro-biotik, dan pengatur pertumbuhan tanaman. Pemanfaatan Bio-Slurry Bio- slurry dapat dimanfaatkan untuk menggantikan pakan pabrikan. Dapat pula sebagai pupuk penumbuh pakan alami ikan, sebagai pupuk, peptisida, fungisida dalam budidaya tanaman, juga sebagai bahan baku pellet dalam budidaya ikan nila.Pemanfaatan Bio-Slurry dalam budidaya ikan merupakan bagian dari evolusi sistem integrasi produksi ternak ikan yang telah berkembang pada abad 14 – 17, dengan sasaran utama untuk memaksimalkan output dari usaha ternak dan ikan. Masukannya produksi biogas dalam mata rantai siklus biomasa dalam sistim integrasi produksi ternak – ikan dapat menjadi alternatip pendekatan untuk mengurangi bahaya penyebaran patogen/penyakit akibat makan ikan dari perairan yang tercemar limbah limbah organik dari peternakan. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Balitbangtan