Tanaman yang bernama latin Persea Americana merupakan tanaman yang tergolong dalam jenis buah-buahan. Mill ini awalnya banyak tumbuh di Meksiko dan Amerika tengah. Seiring berjalannya waktu, tanaman alpukat dikenal hingga ke seluruh penjuru dunia. Dulu, jika kita ingin budidaya pohon alpukat, kita harus memiliki lahan cukup luas untuk menumbuhkannya. Namun kemajuan jaman, inovasi teknologi yang semakin maju serta dengan terdesknya kebutuhan msyarakat yang dituntuk untuk kebutuhan pangan, obat, sarana prasarana pendidikan dan lainnya maka terciptalah kemudaha-kemudaha dalam berusahatani. Dengan kemajuan teknologi yang semakin maju kita harus mampu untuk mengikuti perkembangan jaman tersebut, sehingga kita tidak perlu khawatir karena sekarang banyak cara untuk menumbuhkan pohon alpukat di pekarangan rumah. Teknologi tersebut salah satuya adalah dengan menanamnya menggunakan metode tambulampot yang cukup efektif untuk dilakukan. Keistemewaan Tabulampot selain tidak memakan lahan yang luas, dan cara merawatnya pun cukup mudah dilakukan, hasilnya cukub bagus, selin itu juga membuat sesuana pekaranga jadi indah, asri, sejuk dan bikin semangat termotipasi berkaya dibidang pertanian dalam rumah dan bila sudah mengelutinnya dengan penuh hati yang tulus iklas dan penuh iman. Selanjutnya Deskrepsi alpukat ini mempunyai Nama Lokal : pukat (Aceh), Latin : Persea Americana dan Klasifikasinya adalah : Kingdom: Plantae Subkingdom: racheobionta; Super Divisi: Spermatophyta; Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida; Sub Kelas: Magnoliidae Ordo: Laurales; Famili: Lauraceae; Genus: Persea; Spesies: Persea americana (Anonimus, 2012) Deskripsi: Pohon, tinggi ±10 m. Akar tunggang, bulat, cokelat. Batang berkayu, bulat, bercabang, cokelat kotor. Daun tunggal, bulat telur, bertangkai, letak tersebar, ujung dan pangkal runcing, berbulu, panjang 10-20 cm, lebar 3-10 cm, hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, berkelamin dua, tumbuh di ujung ranting, benang sari dua belas, ruang kepala sari empat, putih kotor, mahkota berambut, diameter 1-1,5 cm, putih kekuningan. Buah buni, bulat telur, panjang 5-20 cm, berbintik-bintik atau gundul, daging buah jika sudah masak lunak, hijau atau kuning keunguan. Biji bulat, diameter 2,5-5 cm, keping biji putih kemerahan. (Wisaksono, 2008). Kandungan Kimia;Daun alpukat mengandung saponin, alkaloid, tanin 4,7%, α-kubeben, α-pelandren, α-pinen, α-terpinen, apigenin, astragalin, β-mircen, β-ocimen, β-pinen, β-sitosterol, champen, karvon, sineol, sianidin, sianorosid, D-limonen, decan-1-ol acetate, dimetil-sciadinonat, estragol, hex-cis-3-en-1-ol, hexan-1-al, luteolin, N-oktan, nerol-asetat, oktan-1-ol, prosianidin, asam sciadinonik dimetil ester, skopoletin, minyak atsiri dengan kadar 0,5%, metil-chavicol, pinen, dan parafin (5). Serta flavonoid seperti: kemferol, kuersetin 3-O-α-D arabinopiranosid, kuersetin 3-O-α-Lrhamnopiranosid (kuersitrin), kuersetin 3-O-β-glukopiranosid, kuersetin, kuersetin 3-O-β-galactopiranosid (Ulya, 2017). Manfaat untuk Kesehatan; Berikut adalah berbagai manfaat buah alpukat untuk kesehatan: 1. Kesehatan Jantung; Alpukat mengandung vitamin B6 dan asam folat, yang membantu mengatur kadar homocysteine. Tingkat tinggi homosistein dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Alpukat juga mengandung vitamin E, glutathione, dan lemak tak jenuh tunggal, yang membantu dalam menjaga kesehatan jantung. Mengontrol Tekanan Darah ; Alpukat merupakan sumber potassium/kalium yang sangat baik, yang dapat membantu mengrontrol level tekanan darah. Anti-inflamasi; Senyawa phytonutrisi yang ditemukan dalam alpukat, seperti polifenol dan flavonoid telah ditemukan memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga mengurangi risiko gangguan inflamasi dan degeneratif. Menurunkan Kadar Kolesterol ; Alpukat kaya akan senyawa yang disebut beta-sitosterol yang telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Menurut sebuah penelitian, pasien dengan hiperkolesterolemia ringan yang memasukkan alpukat dalam diet mereka selama 7 hari memiliki total 17 persen penurunan kadar kolesterol darah, penurunan 22 persen di kedua LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, dan peningkatan 11 persen dalam tingkat HDL (kolesterol baik). Kesehatan Mata; Alpukat adalah sumber lutein karotenoid, yang dikenal dapat membantu melindungi terhadap degenerasi makula dan katarak karena dengan usia. Mencegah Cacat Lahir; Alpukat kaya akan folat, unsur vitamin B yang biasa dikenal sebagai asam folat. Satu cangkir alpukat menyediakan sekitar 23% dari nilai harian folat yang direkomendasikan. Tingginya jumlah folat dalam alpukat sangat penting dalam pencegahan cacat lahir bagi waninta yang mengandung. Mengurangi Resiko Stroke; Tingginya tingkat folat dalam alpukat juga dapat melindungi seseorang dari serangan stroke. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa orang yang makan diet kaya folat memiliki risiko lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang tidak Mencegah Kanker; Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa alpukat dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat. Asam oleat dalam alpukat juga efektif dalam mencegah kanker payudara. Melawan Radikal Bebas; Alpukat mengandung glutation, sebuah antioksidan kuat yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga imunitas tubuh tetap terjaga dan juga mengurangi resiko kanker. Sifat Anti-penuaan; Kaya akan antioksidan, alpukat sangat bermanfaat dalam melawan gejala penuaan. Glutathione dalam alpukat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mendorong sistem saraf yang sehat. Mengatasi Bau Mulut; Alpukat adalah salah satu pencuci mulut alami dan obat bau mulut terbaik. Itu karena alpukat membersihkan usus, yang merupakan penyebab utama lidah-berlapis dan bau mulut. Meningkatkan Penyerapan Nutrisi; Asupan Alpukat dikaitkan dengan peningkatan penyerapan gizi oleh tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa, ketika peserta makan salad berisi alpukat, mereka menyerap lima kali jumlah karotenoid (kelompok nutrisi yang mencakup beta karoten dan lycopene) lebih banyak daripada mereka yang tidak memasukkan alpukat dalam saladnya. Perawatan Kulit; Minyak alpukat ditambahkan dalam banyak kosmetik karena kemampuannya untuk memelihara kulit dan membuat kulit Anda bersinar. Hal ini juga membantu dalam mengobati psoriasis, penyakit kulit yang menyebabkan iritawsi kulit dan kemerahan. Menambah Berat Badan; Alpukat mengandung 200 kalori dalam takaran 100 gram. Biasanya, buah-buahan memiliki sekitar 60-80 kalori untuk 100 gram. Karena jumlah tinggi kalori, alpukat adalah diet terbaik bagi orang-orang yang ingin menambah berat badan. Alpukat merupakan sumber kalori yang sehat, tidak seperti banyak makanan padat kalori lainnya yang mungkin mengandung kelebihan lemak jenuh dan gula (Anonimus, 2017) Demikian naskah ini saya buat semoga bermanfaat bagi kita semua. Ditulis oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang, rubi 77botani dan Berbagai sumber media elektronik (Internet) lainnya Gambar : Tri Ajeng maupun Lainnya