Loading...

MENGENAL HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN SAWO

MENGENAL HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN SAWO
Hama dan penyakit adalah musuh utama dari tanaman. Pada tanaman sawo (Manilkara zapota (L.) van Royen) juga tidak terlepas dari serangan jenis hama dan penyakit yang mengganggu pertumbuhannya. Untuk mengatasi masalah ini pertama kali kita harus mengenali jenis – jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman sawo. Pengenalan ini sangat penting agar kita tahu langkah yang tepat untuk membasmi hama dan penyakit pada tanaman sawo. Hama dan Penyakit Tanaman Sawo A. Hama Tanaman Sawo a. Lalat buah (Dacus sp.) Gejala : terdapatnya bintik kecil berwrna hitam atau kecoklatan pada permukaan atas kulit, dan buah juga mudah membusuk. Pengendalian Dan Mengatasinya : Kita bisa menyemprotkan larutan Fungisida untuk mencegah lalat buah tersebut datang. Meletakan jebakan lalat . Membungkus buah dengan menggunakan plastik. Di lakukan penyemprotan pada saat tanaman berbunga dengan larutan Insektisida sistemik. Melakukan penyemprotan insektisida konyak misalnya Agrothion 50 Ec dengan dosis 3-4 cc/liter air b. Kutu Hijau (Coccus viridis) dan Kutu Cokelat (Saissetia nigra) Gejala : ranting mudah dan dauan muda pada tanaman sawo akan mudah kering dan mudah berguguran. Pengendalian : Lakukan saja penyemprotan dengan menggunakan larutan fugisida berupa Diasinon 60 Ec dengan dosis sesuai petunjuk dalam kemasan.atau bisa juga dengan menyemprotkan larutan Basudin 50 EC dan kita semprotkan langsung pada hama tersebut. Melakukan pemangkasan tanaman yang terserang hama. Melakukan sanitasi terhadap kebun dan lahan sekitar. B. Penyakit Tanaman Sawo a. Jamur Upas Penyebab: jamur Corticium salmonocolor, jamur ini akan menularkan dengan bantuan angin atau kontak langsung. Gejala : munculnya berwara perak atau sutera di dalam kulit batang tanaman sawo, dan kulit tanaman sawo terdapat jamur di batang, tangkai daun, dan juga lainnya, membuat tanaman ini menjadi cepat mati. Pengendalian : Melakukan pengosokan atau mengecat tanaman yang terserang penyakit dengan cat meni atau carbolineum. Melakukan penyemprotan fungisida yang mengandung tembaga seperti Cupravit OB 21 dengan dosis 4 gram /liter air. Melakukan pemotongan atau pemangkasan tanaman yang terserang dengan bantuan gergaji atau parang tajam. b. Jamur jelaga Penyebab : jamur Capnodium sp. Gejala : daun terdapat bercak atau berubah warna menjadi kehitaman dan juga akan menghambatnya proses fotosintesis tanaman sawo. Pengendalian : Menghilangkan dahulu serangga dengan penyemprotan insektisida. Melakukan penyemprotan dengan fungisida seperti Antracol 70 WP dengan dosis 2 garam /liter air. c. Hawar Benang Putih Penyebab : jamur atau cendawan Marasmius scandens Mass. Gejala : daun mengering, kekuningan dan berjatuhan, serta ranting terdapat benang berwarna putih. Pengendalian : Mengurangi kelembapan lahan atau kebun dan memtong atau memangkas tanaman yang terserang. Melakukan penyemprotan fungisida seperti Banlate dengan dosis 2 gram /liter air. Sumber : Yuyu Siti Safariah.2008. Tanaman Buah dalam Pot. Sawo. Insan Cendekia Nur Tjahjadi.1989. Hama Dan Penyakit Tanaman, Kanisius http://budidaya-petani.blogspot.co.id/2013/03/sawo.html. Penulis : Iman Priyadi, (Penyuluh Pertanian Balai Besar pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) email : imanpriyadi@yahoo.co.id