Kebaruan, keunikan, keseragaman dan kestabilan (BUSS). Keunggulan itik Alabio hasil seleksi ini, disamping keseragaman dan produksi telur 6 bulan yang meningkat adalah terletak pada keunggulan itik hibridanya sebagai hasil persilangan itik Alabio betina dengan itik Mojosari jantan, sebagaimana diuraikan di bawah ini. Itik hibrida „Master? mempunyai kebaruan, karena merupakan hibrida hasil persilangan yang berbeda dari induk-induknya (Alabio dan Mojosari). Keunggulan dari itik hibrida ini adalah umur pertama bertelur yang lebih pendek, produksi telur selama satu tahun yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumpun itik lokal lain dan penentuan jenis kelamin (sexing) pada saat menetas (DOD) dapat dilakukan dengan lebih mudah yaitu berdasarkan warna bulu. Penampilan dari itik hibrida ini seragam dalam pola warna bulu, warna paruh dan warna kaki. Ciri spesifik dari itik ini adalah mempunyai pola warna bulu seperti itik Mojosari, namun dengan garis bulu putih di atas mata (alis) menyerupai itik Alabio.Keunggulan produktivitas itik Master. Keunggulan Itik hibrida Master ditunjukkan dengan jumlah produksi telurnya yang lebih banyak dibandingkan dengan genotipa yang lainnya, yaitu 74,22 butir selama 3 bulan pengamatan. Hal ini berkaitan dengan umur pertama bertelur. Itik hibrida Master memiliki umur pertama bertelur yang paling cepat yaitu 21.87 minggu.Itik hibrida Master adalah hasil persilangan itik Mojosari jantan dengan Alabio betina yang memiliki keunggulan dalam produksi telur. Keunggulan ini ditunjukkan dengan nilai heterosis, sebagai tolok ukur untuk menggambarkan keunggulan keturunan kawin silang terhadap tetuanya tanpa memperhatikan penyebabnya. Nilai heterosis umur pertama bertelur, bobot telur pertama bobot itik saat pertama bertelur dan produksi telur 3 bulan untuk masing-masing genotipa.Ada tiga faktor utama yang perlu diperhatikan dalam menentukan sistem pemeliharaan itik yang benar sesuai dengan standar operational procedure berdasarkan tahapan pertumbuhan ternak itik (periode starter, periode grower dan periode layer) : a) Bahan dan bentuk kandang: b) Tatalaksana pemeliharaan: c) Jenis dan bahan pakan serta cara pemberiannya.Berdasarkan standard operational procedure sistem pemeliharaan itik Alabimaster-1 Agrinak yang tepat sesuai dengan periode starter adalah sebagai berikut: Umur 0 – 4 minggu: a) Kandang panggung, dari kawat dengan alas bahan lunak; b) 20 – 25 ekor per m2; c) Fasilitas lampu pemanas; d) Pakan dan air selalu tersedia.. Umur 5 – 8 minggu; a) 10 – 15 ekor per m2; b) Tanpa lampu pemanas. Pemeliharaan Itik dara (periode grower): Umur 8 – 20 minggu : a) Kandang kelompok; b) Bahan lantai terbuat dari semen atau tanah yang dipadatkan dengan diberi campuran pasir dan kapur; c) Saluran air dangkal untuk minum dan membersihkan badan; d) Kepadatan 6 – 8 ekor per m2; e) Air minum tersedia terus menerus; f) Pemberian pakan 2 - 3 kali per hari; g) Bobot badan ideal tidak melebihi 1,6 kg.Pemeliharaan itik petelur (periode layer): Umur 20 minggu keatas: a) Masa produksi telur yang ideal adalah selama 1 tahun; b) Kandang litter (tidur dan bertelur) dan kandang lantai (bermain); d) Lantai litter dialasi campuran pasir dan kapur dan ditutup dengan kulit pada atau jerami; e) Tersedia saluran air dangkal untuk minum, membersihkan bulu dan mempertahankan suhu tubuh; f) Kepadatan 4 ekor per m2; g) Air minum tersedia terus menerus; h) Pemberian pakan 2-3 kali per hari; i) Pengambilan telur pada pagi hari; j) Jaga kebersihan tempat pakan, tempat minum dan lantai kandang; k) Cahaya lampu kecil; l) Tersedia obat anti stress.Jenis usaha : Produksi telur tetas dan telur konsumsi. Peternak dapat membedakan jenis usaha itik yaitu sebagai produksi telur tetas atau produsen telur konsumsi. Pembedaan jenis usaha dimaksudkan untuk:: a) perlu adanya pembedaan yang jelas demi efisiensi usaha; b) untuk menghasilkan telur konsumsi tidak memerlukan adanya itik jantan; c) untuk menghasilkan telur tetas perlu adanya itik jantan dengan perbandingan 1 jantan dengan 8-10 itik betina, dalam kelompok yang tidak terlalu besar; c) kawin alam untuk kandang kelompok, atau kawin suntik untuk kandang batere. Perbedaan bahan kandang yang dipakai menentukan kemudahan dalam perawatan dan umur pakai dari kandang tersebut. (Suwarna- Penyuluh Pertanian Pusat)Sumber: Berbagai sumber