Loading...

Mengenal Lebih Dalam Sistem Pertanian Terpadu (Integrated Farming System)

Mengenal Lebih Dalam Sistem Pertanian Terpadu (Integrated Farming System)
Konsep dasar integrated farming system sudah diterapkan oleh petani di masa silam. Namun, caranya masih konvensional sehingga belum menggunakan sumber daya secara menyeluruh. Untuk menyempurnakannya, muncul sistem pertanian terpadu modern dengan konsep yang lebih dinamis dan canggih. Integrated farming system pengelolaan sumber daya hayati yang mencakup tanaman, ternak dan/atau ikan secara terpadu pada suatu area atau kawasan pertanian tertentu yang didasarkan pada prinsip penggunaan input eksternal yang rendah melalui daur ulang biologis (biological recycling) antara usahatani tanaman, ternak dan/atau ikan; dimana usahatani tanaman memberikan hasil samping berupa pakan bagu usahatani tenak dan ikan, dan sebaliknya usahatani ternak dan ikan memberikan hasil samping berupa pupuk bagu usahatani tanaman.Sebenarnya kenapa sih kita perlu menerapkan Integrated farming system? Berikut ini beberapa alasan mengapa kita harus menerapkan Integrated farming system:1. Strategi Mengatasi Kelangkaan Sumber Daya AlamSebagian alam sudah rusak akibat ulah manusia, banyaknya lahan-lahan yang dimanfaatkan bukan untuk lahan pertanian menjadi permasalahan tersendiri bagi pembangunan pertanian kedepan. Sistem pertanian terpadu bisa menciptakan keseimbangan antara pangan, pakan, dan sumber energi dari limbah peternakan. Dengan demikian, tidak ada lagi persaingan antara ketiganya di masa yang akan datang.2. Membentuk Sistem Pembangunan BerkelanjutanKepedulian kepada sumber daya alam menjadi pondasi pembangunan berkelanjutan. Oleh sebab itu kita perlu memanfaatkan secara menyeluruh mmulai dari sektor peternakan ke pertanian untuk manusia. Kemudian, dikembalikan lagi ke alam melalui penghijauan.3. Menyadarkan Konsumen Akan Pentingnya Melestarikan AlamKonsep integrated farming system mengutamakan kelestarian lingkungan dalam penerapannya. Tidak sedikit pun ada limbah terbuang di kawasan sistem pertanian terpadu. Artinya, integrated farming system membuat lingkungan tetap hijau, ekonomi meningkat, serta mengikuti perkembangan. Secara umum ada 4 keluaran Integrated Farming System :1. Pangan bagi ManusiaPangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia selama hidup. Pangan menjadi fondasi awal sebelum melakukan berbagai aktivitas. Tanpa itu, manusia tidak bisa berpikir, berkegiatan, ataupun bereproduksi.Sumber pangan manusia ada dua jenis, yaitu nabati dan hewani. Untuk memperoleh keduanya, harus ada upaya maksimal, terutama yang terkait finansial. Namun, dengan sistem pertanian terpadu, semuanya terpenuhi. Hal itu karena sistem pertanian terpadu memiliki keluaran akhir berupa pangan. Dari peternakan dan perikanan, manusia mendapatkan sumber pangan hewani. Sementara dari pertanian, tersedia pangan nabati.2. Pakan bagi TernakBeberapa tahun terakhir, sering kali terjadi persaingan antara pakan dan pangan. Semisal, jagung; semestinya dijadikan sumber pangan nabati bagi manusia. Namun, peternak membutuhkan untuk pakan sapi. Di sinilah peran sistem pertanian terpadu dalam menyeimbangkan kedua hal tersebut. Sebagai contoh, pertanian memproduksi padi. Berasnya bisa dijadikan pangan manusia, sedangkan jerami diberikan kepada ternak sebagai pakan.3. Pupuk bagi TumbuhanTingginya kebutuhan ekonomi hingga lahan tidak produktif menjadi alasan yang saat ini digunakan untuk menyulap lahan pertanian menjadi perumahan atau gedung perkantoran. Lain halnya jika petani menerapkan sistem pertanian terpadu. Lahan bisa subur kembali dengan pemberian pupuk kompos dari kotoran ternak. Dengan demikian, petani mampu memproduksi pangan secara maksimal.4. Energi bagi ManusiaPernah mendengar kata biogas? Teknologi ini merupakan keluaran fuel dari sistem pertanian terpadu. Biogas berasal dari kotoran ternak sapi yang dikemas dalam instalasi khusus. Dengan adanya biogas, setiap rumah tangga tidak perlu lagi membeli gas di warung. Pasalnya, teknologi tersebut mampu menghasilkan sumber api bagi kompor gas. Selain bisa menghemat pengeluaran harian, biogas lebih aman digunakan. (Nurlaily). Sumber : Pedoman Penerapan Sistem Pertanian Terpadu, Kementerian Pertanian, Badan Penyuuhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Pusat Penyuluhan Pertanian, 2018