Loading...

MENGENAL LEBIH JAUH BUAH PISANG

MENGENAL LEBIH JAUH BUAH PISANG
Pohon pisang dibedakan atas tiga macam berdasarkan kepentingan dan manfaatnya bagi manusia, yaitu Pisang serat, pisang hias dan pisang buah. Pisang serat (Musa textilis), yang dimanfaatkan bukan buahnya, tetapi serat batangnya untuk pembuatan tekstil. Pisang hias umumnya ditanam bukan diambil buahnya tetapi sebagai hiasan yang cantik, contohnya adalah pisang kipas dan pisang-pisangan. Pisang buah (Musa paradisiaca) ditanam dengan tujuan untuk dimanfaatkan buahnya. Pisang buah yang dibiarkan masak dipohon akan memiliki cita rasa (flavour) yang lebih baik dibandingkan buah pisang yang matang karena diperam. Pisang biasanya dipanen sewaktu masih hijau, tetapi sudah cukup tua secara fisiologis. Kematangan pisang berkaitan dengan perubahan warna kulit, yaitu dari hijau, kuning, sampai timbulnya bercak-bercak cokelat. Pisang sudah mencapai kematangan optimum ketika seluruh kulitnya berwarna kuning. Proses sudah selesai dan memasuki pembusukan ketika bercak cokelat muncul. Terakhir, bila bintik cokelat sudah merata, berarti pisang mulai membusuk. Pisang barangan adalah salah satu jenis pisang yang sangat digemari oleh konsumen meskipun harganya lebih mahal dibandingkan jenis lainnya. Permintaan akan pisang barangan terus meningkat tetapi tidak diiringi dengan peningkatan kualitas dan area tanah. Ada beberapa jenis pisang barangan yaitu Barangan Merah, Kuning dan Putih. Ciri khas setiap jenis dibedakan dengan mudah dari warna dan aroma daging buahnya sedangkan morfologi tanaman hampir seragam. Daging buah pisang Barangan Merah berwarna kuning kemerah-merahan, pisang barangan kuning berwarna kuning muda, sedangkan pisang barangan putih daging buahnya berwarna putih, lebih kecil dan harum sehingga kurang diminati konsumen. Pisang Barangan Merah sangat disukai masyarakat karena aromana lebih harum dan lebih manis dibandingkan Barangan Kuning dan Putih. Pisang Barangan merah memiliki sifat lebih baik dibandingkan pisang barangan kuning. Jika ditinjau dari segi rasa, pisang Barangan merah memiliki rasa lebih manis dari sifat pisang barangan kuning yang memiliki rasa agak manis dan sedikit asam. Jika dilihat dari bentuk buah kedua pisang ini memiliki perbedaan pada ujung buahnya, pisang Barangan merah memiliki ujung yang meruncing, sedangkan pisangan barangan kuning membulat. Perbedaan Pisang Barangan Merah dengan Pisang Barangan Kuning Pisang Barangan Merah. Kulit buah: tebal berwarna kuning kemerahan berbintik coklat. Bentuk buah: melengkung dengan ujung meruncing. Warna daging buah: kuning kemerahan. Rasa buah: sangat manis dengan aroma yang harum. Pisang Barangan Kuning. Kulit buah: agak tebal dan berwarna kuning cerah sedikit berbintik. Bentuk buah: melengkung dengan ujung membulat. Warna daging buah: putih kekuningan. Rasa buah: agak manis dan sedikit masam. Permintaan buah pisang barangan akhir-akhir ini terus meningkat terutama di kota-kota besar Sumatera Utara dan Jakarta, sehingga beberapa petani telah mulai membudidayakan secara komersial. Bercocok tanam pisang barangan sangat berbeda dengan tanaman pisang lainnya, karena pisang ini mengingankan pemeliharaan intensif guna mendapatkan produksi yang tinggi dan kualitas buah yang baik. Pisang barangan juga berfungsi sebagai pangan fungsional pada saat ini, karena mengandung satu atau lebih komponen pembentuk yang mempunyai fungsi fisiologis tertentu, dan bermanfaat bagi kesehatan. Pisang Barangan pangan fungsional lokal memberikan efek positif bagi kesehatan, ketersediaannya akan sangat membantu program pemerintah, karena dapat mencukupi sumber zat gizi. Selain itu dapat mencegah dan menurunkan terjadinya penyakit degeneratif yang disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pola konsumsi pangan, serta masalah gizi. Kandungan kalium yang cukup banyak dalam buah pisang mampu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan memperlancar pengiriman oksigen ke otak. Manfaat lain pisang, bisa menjadi pengganti makanan pokok, sehingga mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras, hal ini akan meningkatkan ketahanan pangan. Bunga dan bonggol pisang dimanfaatkan untuk sayuran, manisan, acar, lalapan, serta daunnya untuk membungkus, dan lain. Pisang adalah salah satu buah yang merupakan sumber karborhidrat yang tinggi. Untuk menggantikan karbohidrat sebagai pengganti makanan pokok, buah pisang merupakan alternatif pendamping beras. Berbagai manfaat pisang adalah sebagai berikut: Manfaat untuk ibu hamil, pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui Rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori. Manfaat bagi penderita anemia, dua buah pisang yang dimakan oleh pasien anemia setiap hari sudah cukup, karena mengandung Fe (zat besi) tinggi. Manfaat bagi penyakit usus dan perut, pisang nyang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair) dapat dihidangkan sebagai obat dalam kasus penyakit usus. Juga dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut dan cholik untuk menetralkan keasaman lambung. Sebuah pisang dihidangkan sebagai pertahanan terhadap inflamasi karena vitamin C dapat secara cepat diproses. Ia mentransformasikan bacillus berbahaya menjadi bacillus yang bersahabat. Dengan demikian, keduanya akan tertolong. Pure pisang ataupun krim pisang (seperti untuk makanan bayi), dapat dikonsumsi oleh pasien yang menderita diare. Manfaat bagi penderita lever, penderita penyakit lever bagus mengonsumsi pisang dua buah ditambah satu sendok madu, akan menambah nafsu makan dan membuat kuat. Manfaat bagi luka bakar, daun pisang dapat digunakan untuk pengobatan kulit yang terbakar dengan cara dioles, campuran abu daun pisang ditambah minyak kelapa mempunyai pengaruh mendinginkan kulit. Manfaat bagi diabetes, pada masyarakat Gorontalo, jenis pisang goroho yakni pisang khas daerah setempat, merupakan makanan tambahan/pokok bagi orang yang menderita penyakit gula/diabetes mellitus, terutama buah pisang goroho yang belum matang, kemudian dikukus dan dicampur kelapa parut muda. Pisang dan kecantikan, bubur pisang dicampurkan dengan sedikit susu dan madu, dioleskan pada wajah setiap hari secara teratur selama 30-40 menit. Basuh dengan air hangat kemudian bilas dengan air dingin atau es, diulang selama 15 hari, akan menghasilkan pengaruh yang menakjubkan pada kulit. Pisang untuk mengatur bobot badan, pisang juga mempunyai peranan dalam penurunan berat badan seperti juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbukti seseorang kehilangan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4 (empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu, jumlah kalori hanya 1.250 dan menu tersebut cukup menyehatkan. Selain itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih. Pada sisi yang lain, mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur madu, buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan, akan menaikkan berat badan. Sebagai sumber tenaga, buah pisang dengan mudah dapat dicerna, gula yang terdapat di buah tersebut diubah menjadi sumber tenaga yang bagus secara cepat, dan itu bagus dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan sangat bagus untuk menghilangkan rasa lelah. DAFTAR PUSTAKA Pangan Lokal: Budaya, Potensi dan Prospek Pengembangan Tahun 2016, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian