Loading...

Mengenal Lebih Jauh Teknologi Pengolahan Limbah Tahu Menjadi Biogas Part 2

Mengenal Lebih Jauh Teknologi Pengolahan Limbah Tahu Menjadi Biogas Part 2
Bahan baku biogas salah satunya yaitu dari limbah tahu cair . Sebagian besar limbah cair yang dihasilkan oleh industri pembuatan tahu adalah cairan kental yang terpisah dari gumpalan tahu yang disebut air dadih. Cairan ini mengandung kadar protein yang tinggi dan dapat segera terurai. Limbah cair ini sering dibuang secara langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu sehingga menghasilkan bau busuk dan mencemari sungai. Sumber limbah cair lainnya berasal dari pencucian kedelai, pencucian peralatan proses, pencucian lantai dan pemasakan serta larutan bekas rendaman kedelai. Jumlah limbah cair yang dihasilkan oleh industri pembuat tahu kira-kira 15-20 l/kg bahan baku kedelai, sedangkan bahan pencemarnya kira-kira untuk TSS sebesar 30 kg/kg bahan baku kedelai, BOD 65 g/kg bahan baku kedelai dan COD 130 g/kg bahan baku kedelai (EMDI & BAPEDAL, 1994). Pada industri tempe, sebagian besar limbah cair yang dihasilkan berasal dari lokasi pemasakan kedelai, pencucian kedelai, peralatan proses dan lantai. Karakter limbah cair yang dihasilkan berupa bahan organik padatan tersuspensi (kulit, selaput lendir dan bahan organik lain). Industri pembuatan tahu dan tempe harus berhati-hati dalam program kebersihan pabrik dan pemeliharaan peralatan yang baik karena secara langsung hal tersebut dapat mengurangi kandungan bahan protein dan organik yang terbawa dalam limbah cair. BIAYA * Biaya Langsung - Biaya bahan baku : Kacang Kedelai, mikroorganisme atau bakteri pendukung proses pengolahan * Biaya tidak Langsung : upah pekerja, perawatan peralatan. ENERGI Penggunaan limbah tahu cair sebagai bahan baku pembuatan biogas memanfaatkan bahan-bahan yang dapat diperbaharui seperti penggunaan bakteri atau mikroorganisme pada proses pengolahannya. Sehingga pada proses pengolahan tersebut dapat mengemat energi. PRODUK BARU Produk yang dihasilkan dari pengolahan limbah tahu cair adalah biogas. Bio gas sangat bermanfaat bagi alat kebutuhan rumah tangga/kebutuhan sehari-hari, misalnya sebagai bahan bakar kompor (untuk memasak), lampu, penghangat ruangan/gasolec, suplai bahan bakar mesin diesel, untuk pengelasan (memotong besi), dan lain-lain. Sedangkan manfaat bagi lingkungan adalah dengan proses fermentasi oleh bakteri anaerob (Bakteri Methan) tingkat pengurangan pencemaran lingkungan dengan parameter BOD dan COD akan berkurang sampai dengan 98% dan air limbah telah memenuhi standard baku mutu pemerintah sehingga layak di buang ke sungai. Bio gas secara tidak langsung juga bermanfaat dalam penghematan energi yang berasal dari alam, khususnya sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (minyak bumi) sehingga sumber daya alam tersebut akan lebih hemat dalam penggunaannya dalam jangka waktu yang lebih lama lagi. sumber : Elkace Energi.2010. Limbah Tahu Cair Menjadi Biogas. elkace-energi.blogspot.com diunduh pada tanggal 28 November 2011 Iswidodo. Hebat! Warga Temanggung Pakai Limbah Tahu Gantikan Elpiji. http://www.tribunnews.com diunduh pada tanggal 28 November 2011 Kompas.2010.Biogas Dari Limbah Tahu. ekonomi.kompasiana.com diunduh pada tanggal 28 November 2011 Mangara O.2010.Pengolahan Limbah Tahu menjadi Biogas. http://majalahenergi.com. diunduh pada tanggal 28 November 2011 Sugiyono Tofu.2010. Limbah Tahu Menjadi Biogas. sugiyonotahu.blogspot.com diunduh pada tanggal 27 november 2011 Thole.2010. Biogas dari Tahu. xteknologi.blogspot.com diunduh pada tanggal 28 November 2011