Loading...

Mengenal Lesitin Kedelai dan manfaatnya

Mengenal Lesitin Kedelai dan manfaatnya
Lesitin adalah senyawa kimia yang umumnya terdapat di dalam kacang kedelai, kacang tanah, jagung, dan bunga matahari. Sumber lesitin komersial yang dianggap GRAS (generally regarded as safe), berasal dari tanaman utama bunga matahari, lobak dan kedelai. Namun, kedelai menjadi sumber paling umum, karena kandungan lesitinnya cukup tinggi, yaitu 20-22%. Lesitin kedelai dikenal sebagai buldozer kolesterol yang bisa membuat awet muda. Minum susu kedelai setiap hari mampu meningkatkan kesehatan dan vitalitas hidup, karena lesitin yang terkandung di dalam kedelai memiliki sifat lebih unggul sebagai peremaja sel tubuh, jika dibandingkan lesitin dari bahan-bahan lainnya. Pada kacang kedelai kandungan lesitin bersama zat-zat lainnya merupakan senyawa yang sangat tinggi khasiatnya sebagai obat awet muda, penguat, dan mempertinggi daya tahan tubuh. Lesitin yang antara lain terkandung dalam sari kedelai sudah dijadikan obat oral sejak sekitar 50 tahun lalu. Fungsinya sebagai penggempur lemak dan membuat awet muda. Kini sudah ada yang berbentuk cairan infus. Kabarnya, lebih cepat dan mujarab mengatasi penyakit jantung koroner. Lesitin memiliki sifat yang lipotropik, yaitu mendorong pengangkutan asam lemak dari hati ke jaringan-jaringan tubuh atau meningkatkan pembakaran lemak di hati. Dengan begitu, dapat mencegah tertimbunnya lemak secara berlebihan. Kemampuan inilah yang kemudian membawa lesitin menjadi bahan terapi. Di dalam tubuh, senyawa yang terkandung dalam sari kedelai bekerja mengikis timbunan lemak (plak) pada dinding pembuluh nadi, yang kemudian laarut dalam darah. Selain dapat menurunkan kadar kolesterol, lesitin juga memasok choline pada tubuh dan meningkatkan pembentukan acethylcoline, zat untuk kepentingan neurotransmitter pada otak. Oleh karena itu, dalam hal tertentu lesitin bisa membantu anak meningkatkan kemampuan belajar. Dengan berbagai keistimewaannya tersebut, lesitin bisa mencegah terjadinya PJK (penyakit jantung koroner), stroke, dan dementia (penurunan daya ingat karena terhambatnya pasokan oksigen ke otak akibat pembuluh darah tersumbat) pada penderita dengan lemak darah tinggi dan penderita diabetes mellitus. Sementara bagi penderita pascastroke, pasca by pass, dan perlemakan hati, lesitin akan membantu menjaga kondiisi agar pembuluh darah tidak lagi tersumbat. Lesitin sering dipuja-puji sebagai "obat" awet muda. Mengapa? Pada orang yang hatinya banyak mengandung lemak, biasanya pertukaran zat dalam tubuh tidak beres. Hal ini terjadi karena hati yang semestinya memecah lemak dan menetralkan racun, tidak mampu menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya. Tubuh menjadi payah dan wajah tampak tua. Dengan adanya lesitin, kelebihan lemak pada hati bisa dikurangi. Kerjanyapun menjadi normal kembali, yang pada akhirnya, tubuh kembali segar sehingga ditafsirkan orang sebagai awet muda. Hal itu memang sejalan dengan fungsi lain lesitin, yaitu mendorong regenerasi sel agar badan menjadi bugar. Percobaan pada hewan terbukti meningkatkan umur harapan hidupnya sampai 36 %. Dengan mengetahui manfaat lesitin terutama yang terdapat pada kedelai, maka kita dapat memasukkan ke dalam menu makanan kita sehari-hari untuk selalu mengkonsumsi kedelai dalam berbagai bentuk olahannya, agar tubuh kita menjadi sehat dan awet muda............ Selamat mencoba........ Siti Nurjanah Penyuluh Pertanian Madya, Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP Kementerian Pertanian. Email : snurjanah8514@yahoo.com Sumber : 1) Wisnu Cahyadi, 2006, Kedelai, Khasiat dan Teknologi. PT Bumi Aksara. Jakarta. 2) http://www.google.com