Loading...

Mengenal Media Tanam Hidrogel

Mengenal Media Tanam Hidrogel
Mengenal Media Tanam “Hidrogel” Pertanian dan Teknologi menjadi salah satu tolak ukur daya saing industri suatu Negara. Adanya suatu kemajuan dan keterbaruan dalam bidang tersebut sangatlah dibutuhkan. Tak dipungkiri lagi, sudah banyak penelitian yang mengarah pada bidang teknologi pertanian. Salah satunya yaitu hidrogel. Hidrogel berasal dari kata hydro = air, yang artinya gel yang dapat menyerap dan menyimpan air ratusan kali beratnya. Hidrogel berfungsi menyerap air dan nutrisi untuk tanaman dan melepaskannya secara perlahan sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut. Pemakaian hidrogel dalam media tanam merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi intensitas penyiraman. Penggunaan hidrogel dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang diantaranya sebagai bahan polimer superabsorben. Kelebihan penggunaan hidrogel jika dibandingkan dengan bahan absorben lain seperti kertas, selulosa dan kapas adalah kemampuan absorpsinya beberapa kali lipat dibandingkan beratnya, tahan terhadap tekanan dan 90 % bahannya dapat diuraikan sehingga ramah lingkungan. Tetapi kondisi jumlah konsentrasi jumlah hidrogel yang terlalu tinggi pada media tanam juga akan menimbulkan efek negatif bagi pertumbuhan tanaman, karena kelembaban dalam media tanam terlalu tinggi. Ada banyak manfaat penggunaan hidrogel, diantaranya : Mengurangi frekuensi penyiraman/irigasi hingga 50% Meningkatkan pertumbuhan tanaman karena air dan nutrisi selalu tersedia di sekitar tanaman sehingga mengoptimalkan penyerapan oleh akar. Mengurangi pencemaran lingkungan dari erosi dan pencemaran air tanah. Tidak repot dan lebih ekonomis Cara mengaplikasikan hidrogel pada tanaman tidaklah sulit. Cukup dengan merendam gel kering kedalam larutan yang berisi air dan nutrisi untuk tanaman seperti pupuk. Kemudian ditutup wadah perendaman agar tidak terkontaminasi debu, didiamkan selama beberapa jam unuk membiarkan hidrogel menyerap larutan tersebut dan membengkak. Selanjutnya hyirogel ditiriskan dan dimasukkan kedalam vas atau wadah tempat tumbuh tanaman. Tanaman yang akan ditanam dalam hydrogel harus mempunyai karakteristik sebagai berikut: tahan genangan (kadar air berlebih), tahan kelembaban tinggi, tanaman indoor (yang dapat hidup dengan cahaya pantulan atau cahaya tidak langsung), serta umumnya tidak berkayu dan tidak berbunga. Jenis-jenis tanaman yang sampai saat ini bisa ditanam dalam hydrogel, adalah: Aglaonema sp, Anthurium sp (berbagai jenis kuping gajah),Diffenbachia sp, Philodendron sp, Dracaena sp(bambu china, bambu jepang), Scidapsus sp (sirih belanda), Syngonium sp, Spathiphyllum sp, Cyperus sp (rumput payung), Cordyline sp (berbagai jenis hanjuang), (Philodendron berdaun belah), rumput hias (berwarna hijau dengan garis putih di sisi daun dan ber-umbi), bambu rejeki,sansiviera,sirih hias,sri rejeki, serta tanaman sayuran seperti caisim, selada dan kangkung. ( Resky Maysari,SP) Sumber : https://warstek.com/2018/05/24/hidrogel/ http://himatan.ilmutanah.unpad.ac.id/yuk-mengenal-hidroton-dan-hidrogel/