Loading...

Mengenal Sapi Aceh

Mengenal Sapi Aceh
Sapi Aceh, merupakan salah satu rumpun sapi lokal Indonesia yang mempunyai sebaran asli geografis di Provinsi Aceh yang dibudidayakan secara turun temurun. Sapi Aceh umumnya diternakan oleh masyarakat sebagai penghasil daging, selain itu juga sebagai ternak kerja, tabungan, budaya meugang dan peupok leumo (adu sapi).Asal usul Sapi AcehBeberapa ahli berpendapat bahwa Bos sundaecus merupakan biangnya sapi-sapi yang ada di Indonesia, berkembang dan mengalami persilangan berurutan dengan sapi zebu yang dibawa oleh orang-orang Hindu.Sapi Aceh yang telah lama di pelihara rakyat merupakan jenis sapi Zebu tropis berasal dari Bos Indicus. Sapi Aceh yang di jumpai di beberapa Kabupaten di Provinsi Aceh memiliki fisik lebih besar dari sapi Sumatera karena lebih banyak disilangkan dengan sapi Benggala (Zebu). Karakteristik Sapi Aceh Bila dilihat dari sifat Kualitatif yaitu warna tubuh dominan merah kecoklatan pada jantan dan merah bata pada betina. Sekeliling mata, telinga bagian dalam dan bibir atas berwarna keputih putihan. Bentuk muka pada umumnya cekung. Bentuk tanduk mengarah kesamping, tidak terkulai, pada sapi aceh jantan dan betina mempunyai penuk. Bila dilihat dari segi produktifitas meliputi Berat lahir yaitu berat pedet betina sapi aceh 14,75 kg dan pedet jantan 15,9. Angka kelahiran rata-rata 65 – 86%. Bila dilihat dari produksi daging, berat karkas sapi aceh jantan berkisar 129,9 kg dan sapi aceh betina 109,8 kg. Sedangkan persentase karkas rata-rata 49,51 %. Tekstur daging memiliki jaringan lebih halus,padat dan lebih baik dari sapi Brahman dan P O.u.Bila dilihat dari produksi susu, sapi aceh tidak digolongkan sebagai sapi penghasil susu. Bila dilihat permasalah yang dihadapi setiap tahun yaitu sapi aceh murni semakin sulit ditemui. Kemudian peningkatan inbreeding menyebabkan terjadi kemunduran genetik.. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Dinas Peternakan Aceh Sumber Gambar : sumbercemil.com