Usaha pemeliharaan ternak kambiang-domba sudah sejak lama dilakukan para petani di pedesaan. Namun demikian, berbagai cara baru yang dapat dilakukan petani dalam usahanya semakin berkembang pula. Para petani tentunya mempertimbangakan apakah acara baru tersebut lebih banyak mendatangkan manfaat diabandingkan dengan cara lama. Sehingga perlu diperhitungkan apa kerugian dan manfaat dari cara baru maupun cara lama. Petani menghendaki salah satu cara yang paling menguntungkan aau lebih bermanfaat; Sehingga, baik cara baru maupun cara lama dapat dipertahankan ataupun ditingkatkan. Salah satu contoh dari perhitungan ini, misalnya penanganan kelahiran anak. (a) Cara lama : kelahiran tidak dibantu, anak yang lahir lebih dari dua ekor ridak diaberikan bantuan susu, penanganan dan perhatian lainnya. Keuntungan : tidak perlu biaya, waktu, bahan tambahan utnuk membantu kelahiran dan kematian anak. Kerugian : Kematian anak yang tinggi, jumlah anak yang disapih menjadi rendah, tingkat produksi/ kemampuan menjual menjadi rendah. (b) Cara Baru : Kelahiran dibantu, anak yang lahir dan kekurangan susu mendapat tambahan, diberikan perhatian dan penanganan tambahan. Keuntungan : angka kematian ditekan serendah mungkin, jumlah anak disapih meningkat, tingkat produksi dan kemampuan menjual leabih besar. Kerugian : ada tambahan waktu penangan dan perhatian, biaya susu tambahan dan bahan-bahan lainnya yang diperlukan. Pemilihan cara baru atau cara lama akan didasarkan kepad : Selisih antara keuntungan cara baru dikurangi kerugian cara baru, dengan keuntungan cara lama dikurangi kerugian cara lama Kesimpulan pilihan : 1. Apabila nilai tersebut diatas nol, maka cara baru lebih menguntungkan disbanding cara lama 2. Apabila nilai tersebut sama dengan nol, maka cara baru benilai sama dengan cara lama. 3. Apabila nilai tersebut di bawah nol , maka cara lama lebih bermanfaat disbanding cara baru. Cara Menghitung Harga pokok Harga pokok atau harga paling rendah yang dapat di tawarkan oleh peternak adalah tingkat harga yang dapat menutupi seluruh biaya produksi/ pemeliharaan kambiang -domba sampai saat dijual. Biaya produksi pada umumnya menyangkut biaya modal/usaha awal, biaya tetap unmtuk kandang dan perlengkapan lainnya yang tahan lama, serta biaya pemeliharaan seperti tenaga kerja, pakan ternak, pengobatan dan pemasaran. Harga jual ternak di bawah harga pokok berarti usaha mendekati kerugian. Harga poko penjualan dapat diperhitung dengan cara : a. Harga pokok selama berusaha, dengan memperhitungkan modal awal, biaya tetap, dan biaya pemeliharaan. Harga Pokok = modal awal (Rp) + biaya tetap (Rp) + biaya pemeliharaan (RP) , dibagi oleh total ternak dijual (ekor) b. Harga pokok selama satu proses produksi, misalnya dalam hal penggemukan kambing - domba satu proses produksi mencakup mulai membeli ternak bakalan sampai menjual ternak tersebut yang sudah digunakan. Harga poko = biaya pemeliharaan (RP) dibagi oleh total ternak dikual (ekor) Sumber bacaan : Sukses Beternak Kambing dan Domba PUSLIBANGNAK 2006 Penulis : Sad Hutomo Pribadi