Loading...

MENJAGA KESEHATAN SAPI POTONG

MENJAGA KESEHATAN SAPI POTONG
Kesehatan ternak sapi merupakan salah satu faktor penting dalam bisnis peternakan. Banyak hal yang dapat mempengaruhi kesehatan ternak sapi potong ini. Mulai dari kebersihan kandang, posisi ventilasi, aliran udara, jumlah cahaya matahari, serta sapi lain yang sekandang. Sebelum memutuskan mencampurkan sapi dalam satu kandang, sebaiknya dicek satu per satu kondisi kesehatannya. Jika ada yang tidak sehat maka segera pisahkan. Selain itu, kecukupan dan kualitas pakan juga ikut berperan dalam menentukan kesehatan sapi. Tidak jarang sapi sakit dikarenakan kekurangan gizi atau tidak seimbang antara pakan yang diberikan dengan yang dibutuhkan sapi tersebut. Agar kesehatan sapi tetap terjaga perlu manajemen kesehatan ternak yang baik. Tujuannya agar tercapai kesehatan hewan dengan produktifitas yang diinginkan dan mengurangi pengeluaran biaya pemeliharaan. Tindakan tersebut berupa manajemen : Kandang karantina, sanitasi, memandikan sapi, memberi Tag (tanda), pemberian obat cacing dan Vaksinasi.Kandang karantina dan sanitasiKarantina diperlukan karena sapi yang baru tiba mengalami stress sehingga perlu dipisahkan sementara dari sapi yang lain. Karena itu, sapi bakalan yang baru dibeli hendaknya dimasukan ke kandang karantina terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam kandang pemeliharaan. Kandang karantina berfungsi sebagai tempat pengawasan terhadap sapi-sapi yang baru dibeli, mencegah penularan penyakit dari luar, dan mempermudah sapi menyesuaikan diri dengan lingkungan.Sanitasi kandang, dimaksudkan untuk mencegah berkembangnya bibit-bibit penyakit, menjaga dan melihara kandang agar tetap bersih. Jika memungkinkan, kandang dapat dibersihkan 2-3 kali sehari. Setiap kali pergantian sapi, sebaiknya kandang dibersihkan dengan cairan desinfektan. Air minum sebaiknya berasal dari sumur atau pompa air agar kebersihan air biasa terjaga.Sapi yang digemukan secara intensif akan menghasilkan kotoran yang banyak, sehingga pembuangan kotoran harus dilakukan setiap saat jika kandang mulai kotor. Hal ini bertujuan untuk mencegah berkembangnya bakteri dan virus penyebab penyakit. Kotoran ditimbun di tempat lain agar mengalami proses fermentasi (1-2 minggu) dan berubah menjadi pupuk kandang yang matang. Kotoran sebaiknya dibersihkan 2-3 kali sehali. Kotoran ini dikumpulkan di suatu tempat untuk dijual langsung atau diolah menjadi kompos. Yang terpenting, lantai kandang harus diusahakan tetap bersih guna mencegah timbulnya berbagai penyakit..Memandikan Sapi dan Memberi Tag (tanda)Memandikan sapi sebaiknya sehari sekali karena tubuh sapi mudah sekali kotor akibat terkena : tanah berair (becek), daki dari keringatnya atau dari kotorannya sendiri. Caranya kulit digosok-gosok dengan sikat atau spon, atau bahan lainnya hingga bersih. Sapi yang kulitnya bersih, air keringat akan keluar dengan lancar sehingga pengaturan panas di dalam tubuh menjadi lebih sempurna dan parasit kulit (gatal-gatal) di tubuh menghilang.Pemberian Tag (tanda) perlu untuk memudahkan pengenalan. Di beberapa peternakan yang sudah maju, setiap ternak memiliki tanda yang khas. Misalnya diberi nomor telinga dengan cara memberikan nomor atau mentatonya, memberikan kalung bernomor di setiap leher ternak atau memakai nomor tag.Pemberian obat cacing dan VaksinasiPemberian obat cacing diperlukan untuk mencegah berkembangnya hewan parasit ini hidup di dalam hati dan saluran pencernaan. Di peternakan yang sudah berskala semikomersial dan komersial, obat cacing cukup diberikan pada saat pertama kali sapi masuk kandang. Sementara sapi-sapi yang dipelihara sebagai induk diberi obat cacing yang banyak di jual di pasaran, misalnya piperzine, valbazen, dan zanil secara berkala setiap enam bulan sekali. Atau, bisa juga obat cacing tradisional dari bahan getah papaya. Vaksinasi, cukup diberikan sekali untuk setiap sapi bakalan. Hal ini karena sapi-sapi tersebut pemeliharaannya relatif singkat yaitu sekitar 3-4 bulan. Beberapa penyakit akibat bakteri dan virus kini sudah bisa dicegah dengan vaksinasi, misalnya vaksin anthraks, jembrana dan lain-lain. Pemberian vaksin biasanya dilakukan ketika sapi bakalan berada di kandang karantina (Inang Sariati).Sumber :http://www.sapibagus.com/2015/04/25/manajemen-kesehatan-hewan-ternak/https://www.google.co.id/search?q=PERAWATAN+KESEHATAN+SAPI+POTONG