Loading...

MESIN PEMERAS TEBU (Sugar Cane Machine)

MESIN PEMERAS TEBU (Sugar Cane Machine)
Salah satu permasalahan pembuatan gula tebu cair pada tingkat kelompoktani adalah rendahnya rendemen nira tebu yang dihasilkan. Proses pembuatan gula tebu cair pada tingkat kelompok petani umumnya terdiri dari proses pemerasan, penyaringan dan pemasakan sampai kadar gula nira ≥ 65 oBrix. Untuk proses pemerasan batang tebu masih menggunakan dua batang kayu (bambu) sebagai penjepit/pemeras batang tebu, dimana salah satu batang kayu tersebut diikat pada tangkai pohon (sebagai pegasnya) dengan operator naik diatas batang kayu tersebut untuk digerakkan/diayunkan turun naik, sehingga batang kayu tersebut akan memeras batang tebu. Sedangkan operator yang ke dua akan mengumpankan batang tebu agar dapat di jepit/diperas untuk menghasilkan nira tebu dengan rendemen yang dihasilkan sekitar 5 – 7 %. Permasalahan lainnya, petani menggunakan mesin pemeras buatan luar negeri yang relatif mahal dan tidak mempunyai suku cadang terhadap komponen-komponen yang mengalami aus/rusak/patah selama mesin bekerja dan kapasitas kerja serta rendemennya rendah. Untuk mengatasi rendahnya rendemen pengolahan nira tebu, salah satu solusinya adalah dengan menggunakan prototipe mesin pemeras tebu (Sugar cane machine) yang sesuai dengan cara pengolahan gula tebu cair di Indonesia. Dibandingkan dengan cara tradisional dan menggunakan mesin impor, mesin pemeras tebu yang diluncurkan BBP Mektan, 2019 ini mempunyai banyak kelebihan. Prototipe Mesin Prototipe mesin pemeras tebu (Sugar cane machine) memiliki komponen utama mesin pemeras yang terdiri dari ; a) 1 unit pemerasan yang terdiri dari 3 roll (1 rol depan untuk mengumpan, 1 rol atas untuk menekan dan 1 rol belakang untuk membawa dan memeras batang tebu), dan b) gigi reduksi (reduction gear) dan tenaga penggerak (engine). Proses pemerasan tebu dilakukan dengan mengatur jarak antara rol atas dengan rol bawah. Pemerasan tebu dapat dilakukan beberapa kali ulangan hingga tidak ada lagi nira tebu yang keluar. Kelebihannya Mesin pemeras tebu ini mempunyai beberapa kelebihan diantaranya: a) Mampu meningkatkan rendemen nira tebu menjadi 15 – 16 %, b) Kapasitas kerja input tinggi, yaitu mampu memeras batang tebu sebanyak 1,5 ton/hari dengan menghasilkan nira sebanyak 225 – 240 liter/hari. (1 hari = 7 jam kerja efektif), c) Didisain sangat praktis dan mudah dioperasionalkan, dan d) Memiliki kapasitas kerja dan efisiensi penggunaan tenaga yang lebih tinggi. Dengan melakukan penyuluhan melalui metoda demontrasi cara, petani akan lebih yakin dan mudah untuk mengadopsi alat ini. Pada pertemuan kelompoktani, petani bersama - sama penyuluh mempraktekkan cara mengoperasionalkan mesin pemeras tebu dan menggunakan mesin pemeras tebu tersebut untuk memisahkan nira tebu dengan ampasnya. Dengan melakukan lima kali pengumpanan awal, Insya Allah petani sudah menjadi operator untuk bisa melanjutkan kegiatan pemerasan batang tebu sampai selesai. Selamat mencoba. Sumber BBP Mektan, 2019. (bgn)