Loading...

METODE PENGENDALIAN GULMA RAMAH LINGKUNGAN

METODE PENGENDALIAN GULMA  RAMAH LINGKUNGAN
Gulma merupakan tanaman pengganggu yang tumbuh pada lahan pertanian. Keberadaan gulma dapat merugikan tanaman budididaya, karena bersaing mendapatkan unsur hara, baik cahaya matahar dan air. Persaingan gulma dengan tanaman budidaya berpengaruh terhadap penurunan hasil panen. Ada beberapa gulma sebagai inang oleh hama penyakit, apabila dibiarkan tanpa dikendalikan akan menurunkan hasil produksi. Pengendalian gulma dengan herbisida berlebihan mengganggu ekosistem sehingga menyebabkan munculnya gulma yang resisten /tahan terhadapherbisida tertentu. Hal ini berpengaruh negative pada aktivitas organisme yang ada didalam tanah. Beberapa cara pengendalian gulma yang aman dan ramah lingkungan seperti cara manual, kultur teknis, dan mekanis. Cara manual, tanpa menggunakan alat bantu kerja rumput langsung dicabut dengan tangan lalu dibenamkan kedalam tanah. Cara kultur teknis, dengan pengolahan tanah yang benar, pengaturan air yang tepat, populasi tanaman dan pola tanam. Cara mekanis, pengendalian menggunakan alat bantu kerja seperti osrok atau landak, ini efektif dan cepat dan akar yang tua dirusak sehingga merangsang pertumbuhan akar rambut baru, keuntungan yang lain dapat membantu menggemburkan tanah, dan memberi sirkulasi oksigen kedalam tanah, sehingga akar tanaman bisa tumbuh dengan baik. Seperti yang dilakukan oleh Petani di Poktan Kedungmelati Desa Kedungmlati Kecamatan Kesamben. Petani menggunakan cara mekanis untuk mengendalikan gulma. Cara mekanis terus dilakukan oleh petani karena dirasakan memiliki manfaat yang besar. PPL Kecamatan Kesamben Akhnu.SP