Loading...

MINA PADI DESA GAYAM KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI

MINA PADI DESA GAYAM KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI
Berada di kaki gunung Lawu Propinsi Jawa Timur, tepatnya di Dusun Gayam Desa Gayam Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi. Terdapat suatu spot bagus tentang kegiatan pertanian yaitu Budidaya padi sawah dengan system Mina Padi. Menggabungkan 2 komoditas pertanian dalam satu lahan, budidaya tanaman padi dan budidaya ikan. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang besar, dalam hal ini adalah sumber mata air.Demonstrator dari system tanam Mina Padi Dusun Gayam Desa Gayam Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi adalah Bapak Sucipto. Beliau mendapatkan ilmu pertanian ini dari Pondok Pesantren “Jatayu” (Jamaah Tatanan Wahyu) Kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur.PENGOLAHAN LAHANLahan yang digunakan sebagai pelaksanaan Sistem Budidaya Mina Padi ini adalah seluas 0,08 Hektar. Dengan pengolahan lahan menyerupai kolam ikan, yaitu digali keliling lahan kedalaman 80 cm dengan lebar 1 meter. Dipagari keliling dengan jaring setinggi 50 cm dan diberi saluran pipa pvc antar petak. Dan pada petak paling atas dikhususkan hanya untuk kolam ikan, dengan tujuan agar pada waktu air melimpah atau musim penghujan maka ikan tidak sampai keluar lahan.PENANAMAN PADIBudidaya padi pada system tanam Mina Padi dengan cara organik, mulai dari pemupukan dasar sampai dengan pengendalian hama penyakitnya. Menggunakan MOL (Mikroorganisme Lokal) dengan stater produk dari pondok pesantren Jatayu. Penanaman padi menggunakan system tabela (tanam benih langsung) dan dengan pola tanam jajar legowo, yaitu 20cm x 20cm X 40cm. varietas yang digunakan adalah ciherang. Pemupukan dilakukan dengan Pupuk Organik Cair setiap 2 minggu sekali. Untuk pengendalian gulma menggunakan alat osrok.BUDIDAYA IKANUntuk budidaya ikan, dipilih ikan dengan perawatan mudah yaitu nila. Apabila menggunakan lele juga bisa tetapi harus menambah pakan dari luar atau membeli. Ikan yang dibudidayakan pada Mina Padi Dusun Gayam Desa Gayam Kecamatan Kendal adalah Nila Merah dengan jumlah 2000 bibit. Dengan menggunakan pakan alternative yaitu lumut yang tumbuh liar di dalam petak sawah.Lumut sebagai pakan ikan pada budidaya Mina Padi Dusun Gayam Desa Gayam Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi tumbuh dengan liarnya dan melimpah. Sehingga ada seorang pedagang yang berinisiatif menjualnya sebagai pakan ikan dan laku. Yaitu per sak dibeli dengan harga 150 ribu. Lumut yang tumbuh dengan liarnya tersebut sebenarnya mengganggu pertumbuhan tanaman padi, tetapi karena difungsikan sebagai pakan ikan Nila Merah yang juga dibudidayakan pada lahan yang sama, maka untuk mengurangi populasi lumut dengan cara diambil menggunakan serok ikan dan dijual keluar. Pengambilan lumut dilakukan 2 kali dalam seminggu dan harus terus dilakukan.Pada saat penulis anjangsana dan wawancara dengan demonstrator Budidaya Mina Padi Dusun gayam Desa Gayam Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi. Umur tanaman padi baru menginjak 15 minggu dengan pemanenan lumut sebanyak 30 kali dan pemanenan ikan belum dilakukan.PEMANENANPanen padi dilakukan apabiala umur tanaman padi sudah masak yaitu sekitar 97 HST. Dan pemanenan ikan untuk 2 musim tanam ini bbelum dilakukan dikarenakan masih dikembangkan sebagai indukan. Untuk penunjang hasil bersumber dari pemanenan lumut yang dilakukan seminggu 2 kali.Penulis : Aziz Febry Atmoko, PPL BPP Kendal