Hasil samping atau olahan produk limbah pertanian dapat menjadi pakan alternatif pada ternak ruminansia, misalnya tepung kulit buah markisa dan kulit buah nenas dapat digunakan sebagai komponen bahan pakan konsentrat atau komponen pakan komplit. Yang selama ini kulit buah tersebut dibuang begitu saja , padahal Kulit buah markisa dan nenas merupakan sumber energi yang potensial untuk pakan ternak kambing. Pemanfaatannya sebagai pakan ternak ruminansia akan memberi nilai tambah sekaligus meningkatkan produksi ternak terutama dalam mendukung peningkatan produksi daging nasional. Olahan kulit buah markisa bermanfaat sebagai pakan kambing. Pengolahan buah markisa untuk menghasilkan jus markisa sebagai produk utama, menghasilkan sisa berupa kulit buah yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ternak ruminansia terutama ternak kambing. Pakan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi baik sebagai komponen dalam pakan konsentrat maupun sebagai pakan dasar dalam mensubstitusi rumput. Selain itu komposisi nutrisi lebih baik dibandingkan dengan dedak halus, sehingga dapat mensubstitusi penggunaan dedak dalam ransum. Komposisi nutrisi olahan kulit buah markisa : bahan kering (67%), bahan organik (75%), Abu (24,1%), Protein kasar (16%), NDF (54,5%), ADF (44,2%), Energi kasar (6469 Kkcal/KgBK), dan Energi cerna (3325 Kkcal/KgBK). Pengolahan kulit buah segar menjadi bahan baku pakan dilakukan melalui tahapan proses : 1)Tahap pengeringan, limbah kulit buah markisa segar dikeringkan selama 2-3 hari sehingga kulit buah kering dengan kadar air sekitar 13% , 2) Kemudian digiling sehingga kulit buah kering menjadi tepung kulit buah, 3) Tahap Pencampuran, tepung kulit dicampurkan dengan bahan lain sebagai ransum/konsentrat. Penggunaan tepung kulit buah markisa sebagai bahan komponen konsentrat sebanyak 20 - 45 %, dengan taraf optimal sekitar 30 %, konversi pakan 10 - 14, pertambahan bobot badan harian 60 - 80 gram. Sedangkan sebagai bahan komponen pakan komplit , tepung kulit buah markisa dapat digunakan 10 - 15% dengan konversi pakan 8 - 10 menghasilkan pertambahan bobot badan per hari 80 - 105 gram. Hasil penelitian di loka penelitian kambing potong Sumatera Utara respon pertumbuhan ternak kambing yang diberi pakan menggunakan bahan kulit buah markisa tergolong sangat baik dengan pertambahan bobot badan antara 60 - 105 gram dengan konversi pakan antara 6 - 14. Olahan kulit Nenas sebagai pakan alternatif Limbah nenas merupakan campuran serat perasan daging buah dan kulit buah sebagai produk sisa pengolahan buah segar menjadi jus segar.. Volume limbah tersebut dapat mencapai 85 % dari bobot buah segar. Kulit buah dan serat perasan daging buah nenas merupakan sumber energi . Kandungan serat yang relatif tinggi memungkinkan bahan tersebut digunakan untuk menggantikan rumput sebagai pakan dasar. Penggunaannya bisa sebagai supplemen komponen pakan konsentrat juga komponen pakan komplit. Komposisi nutrisi kulit nenas : Bahan kering (54,2 %), bahan organik (91,9%), abu (8,1%), protein kasar (3,6%), NDF (57,3%), ADF (31,1%), energi kasar (4481 kkal/KgBK) dan energi cerna (2120 Kkal/KgBK) Proses pengolahan tepung dari kulit nenas sebagai bahan pakan ternak : 1) Pengeringan, limbah kulit buah Nenas dikeringkan selama 3 - 4 hari untuk mendapatkan kulit buah kering dengan kadar air sekitar 13 % 2) Penggilingan, kulit buah yang telah kering digiling untuk menghasilkan tepung atau remah kulit buah. Bentuk remah lebih baik dibandingkan dengan tepung untuk memberi efek positif terhadap fungsi rumen. 3) Pencampuran, Tepung atau remah kulit nenas kering dicampurkan dengan bahan lain sebagai bahan/ komponen pakan konsentrat atau pakan komplit. Penggunaannya dalam ransum pakan sebanyak 10 - 20 % Jika diberikan lebih dari 20 % dapat menurunkan bobot badan. Penggunaan tepung kulit nenas dalam komponen konsentrat 15 -20 %, dengan konversi pakan (konsumsi/ PBBH) 10 - 14, pertambahan bobot badan harian (PBBH) 60 -80 gram dan untuk komponen pakan komplit diberikan 10 - 15%, Koneversi pakan 8 - 10, PBBH 80 - 105 gram. Berdasarkan hasil penelitian di Loka penelitian kambing potong Sumatera Utara, respon pertumbuhan ternak kambing yang diberi pakan menggunakan bahan kulit buah nenas tergolong baik. Penggunaan bahan tersebut dapat menghasilkan pertambahan berat badan harian antara 60 -70 gram dengan konversi pakan antara 10 - 14. Penyunting : Asia ( Penyuluh BPPSDMP) Sumber Informasi : Loka Penelitian Kambing Potong Sumatera Utara.