Loading...

OLAHAN SUKUN SEBAGAI PANGAN LOKAL

OLAHAN SUKUN SEBAGAI PANGAN LOKAL
Menurut Kepala Badan PPSDMP, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr, di masa pandemi Covid 19, negara lain tidak menjual produknya karena untuk persediaan pangan sendiri. Salah satu cara untuk persediaan pangan dengan mengembangakan pangan lokal. Sukun termasuk salah satu dari 10 jenis pangan lokal yang dapat sebagai alternatif pengganti beras. (dalam video conference Sapa Petani dan Penyuluh Pertanian, 29 Mei 2020). Buah sukun mempunyai kadar lemak yang rendah, bebas kolesterol dan tidak mengandung gluten. Jika dibandingkan dengan kentang, beras, sorgum dan gandum, buah sukun memiliki indeks glikemil yang lebih baik. Mengonsumsi buah sukun akan mendapatkan beberapa manfaat, antara lain: 1) Menurunkan gula darah; 2) Mengurangi risiko penyakit jantung; 3) Sumber Omega 3 dan 6 memberikan manfaat bagi kesehatan kulit, rambut, liver dan otak; 4) Melancarkan buang air besar maupun kecil, karena kandungan serat tinggi; 5) Membantu untuk diet; 6) Menjaga kesehatan kulit, karena mengandung vitamin C; 7) Mencegah penuaan, karena kaya Antioksidan; 8) Mengatasi kerontokan rambut, karena kandungan mineral akan merangsang pertumbuhan dan menjaga ketebalan rambut; dan 9) Membantu pencegahan penyakit kanker di dalam tubuh, karena memiliki kandungan senyawa polifenol. Buah sukun mempunyai kelemahan, yaitu buah segar tidak dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama dan hanya mampu bertahan 5 hari jika disimpan pada suhu ruangan. Oleh karena itu, pengolahan buah sukun menjadi pilihan agar sukun dapat disimpan lebih lama. Teknologi pengolahan sukun sebagai sumber pangan alternatif pendamping beras dapat dibuat dalam bentuk produk seperti tepung, gaplek dan pati. Buah sukun selain dikonsumsi dalam bentuk digoreng atau direbus/kukus, dapat juga diolah menjadi berbagai produk yang berdaya saing dengan sajian menarik, antara lain: bolu, brownis, cake, getuk, dan bubur sumsum. Bolu Sukun Bahan bolu sukun, terdiri dari: 2 gelas tepung sukun, 8 butir telur, 3 ons gula pasir, 1 bungkus vanili/menurut selera, 3½ ons mentega dicairkan, 1 sendok makan Ovalet/pengembang. Cara membuatnya dengan langkah-langkah berikut: 1) Panaskan mentega sampai cair, lalu dinginkan; 2) Loyang bagian dalam diolesi mentega sampai rata, lalu ditaburi tepung sampai rata; 3) Panaskan oven dengan api sedang; 4) Kocoklah dengan mixer telur, gula pasir, ovalet, dan vanili, sampai berwarna putih dan mengembang; 5) Kurangi kecepatan sampai yang paling rendah, masukan tepung sukun sedikit demi sedikit sampai habis dan setelah menyatu matikan mixer; 6) Lalu masukkan mentega cair sedikit dan aduk sampai menyatu, ulangi sampai mentega cair habis; 7) Masukkan adonan ke dalam loyang yang telah diberi olesan mentega; 8) Bakar dalam oven yang telah dipanasi sampai matang (sekitar 30 menit) dengan api kecil. Tanda bolu sudah matang, jika ditusuk pakai sedok garpu tidak lengket, lalu diamkan sampai hangat dan siap dihidangkan. Brownies Sukun Bahan bronis sukun, meliputi: 2 ons mentega, 2 ons gula pasir, 1 ons tepung sukun, ½ ons cokelat bubuk, 2½ ons cokelat blok, 6 butir telur, ½ sendok teh baking powder/pengembang, kacang almon secukupnya. Cara membuat bronis sukun: 1) Panaskan mentega sampai cair lalu dinginkan, demikian juga panaskan cokelat blok sampai cair, lalu dinginkan; 2) Loyang bagian dalam diolesi mentega sampai rata, lalu ditaburi tepung sampai rata; 3) Panaskan oven dengan api sedang; 4) Kocoklah dengan mixer telur dan gula sampai berwarna putih mengembang; 5) Campurkan tepung sukun, cokelat bubuk, dan baking powder, lalu aduk hingga rata; 6) Kurangi kecepatan sampai yang paling rendah, masukan campuran tepung sukun sedikit demi sedikit sampai habis dan setelah menyatu matikan mixer; 7) Masukkan mentega dan cokelat cair yang telah dingin ke dalam adonan, lalu aduk sampai menyatu; 8) Masukkan adonan ke dalam loyang yang telah diolesi mentega; 9) Bakar di dalam oven yang telah panasi hingga matang (sekitar 30 menit) dengan api kecil. Tanda brownis sudah matang, jika ditusuk pakai sedok garpu tidak lengket, lalu diamkan sampai hangat dan siap dihidangkan. Cake Sukun Bahan cake sukun, terdiri dari: 8 kuning telur dan 2 putih telur, 1½ ons tepung sukun, 1½ gula pasir, 200 gram mentega, 5 sendok makan air jeruk Sunkist, ½ sendok makan Ovalet, 2 sendok makan maizena, pewarna kuning secukupnya. Cara membuat cake sukun: 1) Panaskan mentega sampai cair lalu dinginkan; 2) Loyang bagian dalam diolesi mentega sampai rata, lalu ditaburi tepung sampai rata; 3) Campurkan tepung sukun dan maizena sampai menyatu; 4) Panaskan oven dengan api sedang; 5) Kocoklah dengan mixer telur, gula, ovalet, dan air jeruk, sampai berwarna putih mengembang; 6) Kurangi kecepatan sampai yang paling rendah, masukan campuran tepung sukun sedikit demi sedikit sampai habis dan setelah menyatu matikan mixer; 7) Masukkan mentega cair yang telah dingin dan pewarna ke dalam adonan sedikit demi sedikit dan diaduk sampai menyatu; 8) Masukkan adonan ke dalam loyang yang telah diolesi mentega; 9) Bakar di dalam oven dengan api kecil hingga matang (sekitar 30 menit) dengan api kecil. Tanda cake sudah matang, jika ditusuk pakai sedok garpu tidak lengket, lalu diamkan sampai hangat dan siap dihidangkan. Getuk Sukun Bahan getuk sukun, terdiri dari: 2 buah sukun dikukus dan haluskan, 5 ons gula aren, 4 sendok makan margarin, ½ sendok garam, 1 sendok vanili, 2 sendok makan cokelat bubuk, dan 1 butir kelapa parut (jangan yang tua). Cara membuat getuk sukun: 1) Buah sukun yang telah dikupas, dikukus sampai matang (sekitar menit), lalu haluskan selagi hangat; 2) Campurkan gula aren, vanili, garam, margarin, tumbuk sampai semua bercampur rata menjadi adonan yang kalis; 3) Adonan dibagi menjadi dua bagian, satu warna asli dan satunya dicampur dengan cokelat bubuk sampai rata (menggunakan tangan); 4) Masing-masing adonan digilas berbentuk lembaran, lalu di atasnya ditaburkan kelapa parut; 5) Kedua adonan ditumpuk dan digilas sebentar, laku digulung, padatkan agar bisa menempel dan tidak mudah lepas, sambil dirapikan; 6) Getuk siap dipotong-potong menurut selera dan beri taburan parutan kelapa, lalu sajikan. Bubur Sumsum Sukun Bahan I, terdiri dari: 2 ons tepung sukun, 1 ons tepung beras, 3 sendok teh garam, 16 gelas santan kental (kanil) dari 3 btr kelapa, dan 3 lembar daun pandan. Bahan II, terdiri dari: ½ gula merah, 3 lembar daun pandan, 5 gelas air, pewarna kue secukupnya. Cara membuat bubur (dari bahan I): 1) Campurkan tepung sukun dan tepung beras dengan ½ bagian santan, diaduk sampai rata, sehingga menjadi adonan; 2) Rebus sisa santan bersama daun pandan dan garam sampai mendidih, lalu masukkan adonan sambil diaduk-aduk dan masak dengan api kecil sambil diaduk-aduk sampai matang. Sedangkan cara membuat kinca/juruh sebagai berikut:Rebus semua bahan II hingga mendidih dan saring. Bubur sumsum sukun siap dihidangkan bersama kinca. Penulis: Susilo Astuti H – Penyuluh Pertanian Pusluhtan DAFTAR PUSTAKA Dedi Nursyamsi. Diversifikasi Pangan Lokal Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Vicon Mentan Sapa Petani dan Penyuluh Pertanian, BPPSDMP. 29 Mei 2020. Adinugraha H. A dan N.K Kartikawati. Variasi Morfologi dan Kandungan Gizi Buah Sukun. Wana Benih. Volume 13. 2012. Teknologi Pengolahan Tepung Sukun Mutu Prima. Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen. Bogor. 2009. Departemen Pertanian. Panduan Teknologi Pengolahan Sukun Sebagai Bahan Pangan Jakarta, Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Holtikultura. 2003. Djafar, T. F. Dan Rahayu, S. Pemanfaatan Sukun Sebagai Bahan Pangan Alternatif. Jurnal Agros. Vol. 6 (2): 133 – 141. http://www.com. 2005.