OPT DAN MUSUH ALAMI TANAMAN PADI Pengendalian hama dan penyakit tanaman padi menurut anjuran dari petugas penyuluh pertanian adalah hendaknya dilaukan secara terpadu, maksud dari terpadu ini adalah tidak hanya menggunakan satu cara saja, tetapi ada tahapan-tahapan sebelum memilih menggunakan pengendalian dengan kimia. Seperti telah diketaui bahwa penggunaan obat-obatan kimia / pestisida kimia memiliki dampak yang tidak baik untuk lingkungan maupun untuk petani sendiri. Oleh karena itu perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan agar tanaman padi yang telah ditanam oleh petani tetap tumbuh dengan baik dengan ganguan dari hama dan penyakit yang sedikit atau bahkan tidak ada. Pencegahan yang dapat dilakukan di sini adalah dengan mengenal musuh-musuh alami hama dan penyakit tanaman padi, dengan kita mengetahui musuh-musuh alami tersebut maka bisa kita jaga keseimbangan yang ada di lahan pertanian. Belum semua musuh-musuh alami dan hama pada tanaman padi diketahui oleh petani, sehingga ada beberapa hewan yang sebenarnya merupakan musuh alami tetapi malah dibunuh, demikian pula sebaliknya ada beberapa hewan yang merupakan hama tetapi petani tidak mengetahuinya. Hal yang lebih sulit adalah mengetahui musuh alami dari penyakit pada tanaman padi. Musuh alami adalah Semua makhluk hidup yang merusak dan memakan hama dan penyakitntanpa campur tangan manusia Contoh : - Belalang :- Laba-laba :- Capung Hamadan penyakit Penting yang dijumpai pada areal persawahan kelompok tani Hama Siput Murbai ( Keong Mas) Makanan Utama siput murbei adalah algae, dan tanaman lain yang masih muda antara lain, padi,kangkung dan eceng gondok. Pertumbuhan nya cepat dan kematangan seksualnya cepat tercapai Siput murbei dapat bernafas dipermukaan dan didalam air, sehingga populasinya dapat berkembang dengan baik di tempat-tempat yang tergenang air seperti di sawah Siput murbai sanggup hidup didalam tanah selama 2 tahun tanpa makanan, telur siputmurbei diletakan secara berkelompok padapangkal batang padi, telur ini berjumlah 25-500 butir berwarna merah jambu menyerupai murbei, seekor betina dapat menghasilkan 15 kelompok telur dan telur ini dapat menetas 7-14 hari. Cara pengendalian Mekanis Di buat parit disekeliling lahan sedalam 20 cm dan lebar 20 cm, sehingga siput berkumpul di daerah tersebut pada saat saawah dikeringkan. Pemanfaatan musuh alami Melepaskan beberapa jenis itik dan ikan di areal persawahan agar memangsa siput. Pengendalian dengan cara spesifik lokasi Seperti: membuat pinang yang di cincang : Pepaya yang dicincang Hama Putih palsu Inang Hama Putih palsu adalah padi. Larva cocok hidup pada tanaman padi di musim hujan, Telur berwarna kuning muda dengan permukaan cembung dapat menghasilkan 50-300 butir telur selama hidupnya, berbentu lonjong, telur diletakan 1-2 hari setelah kawin secara berkelompok pada permukaan atas atau daun bendera, stadiun telur 4-6 hari. Jika tanaman terserang dauntanaman transparan karena hama putih palsu ini memakan hijauan daun Siklus hidup 28 hari Cara pengendalian Pengaturan air irigasi Cara pengendalian yang sederhana ialah dengan mengeringkan air pada persemaian dan persawahan yang terserang dalam waktu pendek 5-7 hari untuk mencegah perpindahan larva sehingga larva mati Hama putih Inanghama putih adalah padi dan rumput, kerusakan terjadi sampai tanaman berumur < 6 minggu, akibat serangan daun berwarna putih kering padapucuk daun terlihat bekas potongan Cara pengendalian Pengeringan air sawah selama eberapa hari sehingga arva dalamgulunan daun mati . Penyakit Blast Pada daun timbul bercak oval atau elips, kedua ujungnya meruncing mirip belah ketupat. Gejala dapat pula muncul pada buku, malai dan gabah Cara pengendalian Penanaman varietas tahan, pembenaman jerami sakit sebagai Kompos pemakaian pupuk nitrogen secara optimal. Penggunaan benih sehat,dan bermutu dan perlakuan benih dengan fungisida, pergiliran tanaman dengan bukan padi Bercak daun coklat bergaris Gejala pada daun timbul bercak sempit dan berwarna coklat kemerahan yang sejajar dengan tulang daun, bercak makin ketepi makin pucat. Cara pengendalian Penanaman varietas tahan dan pemupukan berimbang Ati Wasiati Dkk.2002. Pedoman Rekomendasi Pengendalian Hama Terpadu Pada Tanaman Padi. Departemen Peertanian Direktorat Jendral Tanaman Pangan Disusun Oleh Reni Damayanti, SP, BPP Kecamatan Sangir