Loading...

Pakan Fermentasi Pada Ternak Kambing Berbahan Dasar Kulit Pisang

Pakan Fermentasi Pada Ternak Kambing Berbahan Dasar Kulit Pisang
Pendahuluan Dalam dunia ternak, Pakan merupakan komponen penting untuk bisa menghasilkan hasil yang memuaskan. Pakan ternak memiliki peranan penting dalam pengembangan hewan ternak salah satunya adalah ternak kambing. Dalam ternak kambing hal yang perlu di perhatikan adalah pemberian pakan. Pakan yang berkualitas sangat membantu dalam proses penggemukan kambing. Pakan fermentasi ternak merupakan salah satu pakan alternatif yang sangat bermanfaat. Dengan mahalnya harga pakan membuat para peternak mencari jalan keluar untuk membuat pakan alternatif dari limbah. Peternak kambing bisa memanfaatkan bahan dari limbah pertanian yang di buat sebagai pakan ternak. Salah satu jenis limbah yang digunakan adalah limbah kulit pisang yang digunakan untuk pakan ternak terutama kambing. Kulit pisang adalah limbah yang biasa kita buang. Kita hanya memakan buahnya, kulitnya dibuang begitu saja. Padahal kulit pisang bermanfaat untuk pakan ternak. Untuk itu jika melihat kulit pisang dalam jumlah banyak dapat digunakan untuk ternak. Kalau dalam jumlah sedikit langsung saja diberikan keternak kambing. Hasil pengolahan limbah kulit pisang ini dengan cara proses fermentasi telah meningkatkan nilai nutrisi dari limbah kulit pisang. Nilai Protein Kasar (PK) Kulit pisang segar dari 6,56 %, setelah difermentasi nilai PK menjadi 14,88 %. Sedangkan serat kasar(SK) turun dari 15,32 menjadi 11,43%. Tujuan utama peternak memberi pakan fermentasi pada hewan ternak supaya saat menyimpan pakan ternak yang tersedia dalam jumlah banyak bisa bertahan lama tanpa mengurangi kandungan nutrisi yang ada pada pakan tersebut. Sehingga hal ini sangat membantu peternak kambing dalam memberi pakan hijaun (serat) di saat musim kemarau. Kelebihan pakan ternak Fermentasi Pakan ternak fermentasi bisa membantu untuk meningkatkan produksi susu kambing terutama untuk jenis kambing Etawa. Pakan fermentasi bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan hewan ternak. Mampu meningkatkan berat badan pada kambing dan akan tumbuh secara alami. kambing yang di berikan pakan fermentasi akan tumbuh sehat dan juga membantu proses penggemukan kambing. Menambah nafsu makan pada kambing. Kambing yang di berikan pakan fermentasi memiliki daging yang lebih berisi dan juga sangat rendah kolestrol. Meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kekebalan tubuh pada kambing. Kotoran yang di keluarkan tidak memiliki bau seperti di berikan rumput. Mengurangi ancaman cacing atau telur cacing pada pakan karena akan mati saat proses fermentasi. Mengehemat waktu peternak karena pakan fermentasi akan tahan lama. Cara Membuat Pakan Fermentasi Bahan Kulit pisang 50 kg Prebiotik (Nasa Tangguh) 1 tutup botol (20 cc) per 10 liter air untuk 50 kg Gula merah/molases ¼ kg Bekatul/dedak 1 kg Cara Pembuatan Kulit pisang dicuci bersih lalu ditiriskan Larutkan prebiotik dengan air dan gula merah Taburkan dedak/bekatul lalu siram dengan larutan prebiotik (no 2) Kulit pisang yang sudah ditabur bekatul dan disiram larutan prebiotik diaduk merata Disimpan didalam drum atau plastik Dapat diberikan pada ternak setelah diperam 1-3 hari Ciri-ciri fermentasi yang berhasil Warnanya lebih tua dibanding sebelumnya Teksturnya menjadi lebih lembut Baunya harum dan beralkohol Rasanya manis seperti tape singkong Bakteri yang terkandung dalam prebiotik Laktobasillus sp Mengubah laktosa dan gula menjadi asam laktat. Sifatnya mencegah penyakit pada hewan dan tumbuhan sehingga daya tahan tubuh meningkat. Azetobacter sp Meningkatkan pertumbuhan ternak karena meningkatnya penyerapan sari-sari makanan Pseudomonas aeruginosa Bakteri yang bersifat negative akan tetapi bermanfaat sebagai pengurai sisa-sisa makanan atau kotoran Saccaromyces sp Berfungsi dalam proses fermentasi Basillus sp Meningkatkan system kekebalan tubuh dan mencegah penyakit pada hewan. Bakteri ini bersifat sebagai antibiotic yang berperan menghambat pertumbuhan bakteri negative. Sumber: https://www.peternakankita.com/kulit-pisang-sebagai-pakan-ternak/ Penulis : Dewi Junita Batubara.SP (PPL WKPP Limau Mungkur)