Dengan makan sego jagung, pencernaan jadi sehat hal ini disampaikan oleh Bupati Tegal Ki Entus Susmono, pada acara panen perdana jagung hybrida yang dilaksanakan di kelompok tani Bagus Mesan, desa Luwijawa Kecamatan Jatinegara pada hari Kamis, tanggal 6 Februari 2014. Yang dihadiri oleh anggota Kelompok Tani dan Wanita Tani, Muspika Kec. Jatinegara, Muspida, Dinas lingkup Pertanian Kab. Tegal sebanyak kurang lebih 400 orang Panen Perdana oleh Bupati Tegal di petak percontohan jagung hybrida desa tersebut mendapat sambutan yang cukup meriah, Bupati setelah memetik jagung, dan memberi pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya keanekaragaman konsumsi makanan dari bahan non beras seperti jagung dan umbi-umbian, yang mampu dihasilkan dari desa tersebut. Komposisi bahan makanan jagung, kandunganya banyak sekali nilai ragam gizinya. Nilai gizi per 100 gram jagung adalah: kalori 355kal, protein 9,2 gr, lemak 3,9 gr, karbohidrat 73,7 gr, air 12 gr, kalsium 10 mgr, fosfor 256 gr, besi 24 mgr, vitamin A 510 S.I, vitamin B1. 0,00038 gr. Jagung kaya akan serat dan berbagai vitamin. Nilai gizinya pun juga mencukupi, tanaman ini banyak mengandung asam folat, mineral, asam amino, serta nutrisi lainnya yang banyak diperlukan oleh tubuh. Mengkonsumsi tanaman ini sesuai takaran berarti kita telah mencukupi porsi makan kita dengan serat alami yang baik untuk tubuh. Produksi jagung di Kab. Tegal surplus hal ini disampaikan oleh Ir. Khofifah, MM selaku Kepala Dinas Tanbunhut Kab, Tegal. Dan dilaporkan juga bahwa produksi jagung, di Kecamatan Jatinegara rata-rata mencapai 5,8 ton/ha sedang luas tanaman jagung mencapai 1328 ha. Bupati menghimbau, karena persediaan bahan makanan dari jagung cukup melimpah maka dalam sepekan, untuk menjaga kesehatan ada variasi mengkonsumsi makanan dengan makan sego jagung, sehingga pencernaan jadi sehat tidak mudah kena serangan penyakit, ketergantungan akan bahan makanan dari beras sedikit demi sedikit dapat dikurangi, agar swasembada beras tetap lestari. Rupanya tanaman ini tidak hanya berguna bagi manusia saja namun bagi hewan pun juga memiliki fungsi yang baik. Sebagai sumber makanan bagi hewan sebab kaya serta dan mengandung zat penting yang juga dibutuhkan oleh hewan. Selain itu jagung juga bisa digunakan untuk kesehatan kulit yaitu obat anti jerawat. Ki Entus, Bupati Tegal juga menekankan, jagung memiliki banyak serat yang merupakan keuntungan besar untuk pencernaan. Hal ini dapat mencegah sembelit, wasir, dan bahkan menurunkan risiko kanker usus besar. Mengkonsumsi jagung sedini mungkin bisa memperkecil berbagai resiko penyakit. Karena manfaat jagung sangat besar bagi kesehatan, seperti sebagai sumber kalori. Untuk 100 g jagung mengandung 342 kalori, bahkan tanaman ini bisa dibuat sereal sehat sehingga bisa meningkatkan berat badan. Selain sebagai pencegah kanker usus dan wasir, tanaman ini sangat kaya akan serat yang cukup tinggi. Didalam satu cangkirnya terkandung 18,4% serat dari serat yang kita butuhkan sehari-hari. Membantu sistem pencernaan yang lancar dan menghindarkan dari sembelit serta menurunkan resiko kanker usus besar. Jagung juga berfungsi sebagai sumber vitamin seperti vitamin B konstituen, thiamin dan niasin serta sebagai sumber mineral. Dengan merubah pola konsumsi masyarakat untuk kembali ke natural dapat mengurangi berbagai penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Wibowo, S.ST KJF BP4K Kab. Tegal