Loading...

PANGKAS LEPAS PANEN

PANGKAS  LEPAS  PANEN
Untuk menunjang keberhasilan budidaya tanaman kopi, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memperlakukan tanaman lopi itu sendiri. Disamping perlu adanya penyediaan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman juga tak kalah pentingnya adalah bagaimana membentuk tanaman kopi agar berproduksi secara maksimal sepanjang tahun,serta meningkatnya kwalitas produksinya.Dalam tehnik budidaya tanaman kopi pemangkasan mutlak harus dilaksanakan. Dalam hal pemangkasan yang sering kita dengar adalah pemangkasan batang tunggal / pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi / pemangkasan lepas panen, pemangkasan peremajaan / rejuvinasi maupun wiwil. TUJUAN PEMANGKASANTujuan pemangkasan adalah untuk mengatur pertumbuhan vegetatif tanaman kopi ke arah pertumbuhan generatif yang lebih produktif. Atau kalau kita mau berterus terang, mengatur supaya tanaman kopi ini tidak hanya banyak cabang dan daunnya saja, melainkan juga menghasilkan banyak buahnya. Karena dengan tujuan ingin memperoleh buahnya, maka oleh karena itu hendaknya pemangkasan diarahkan untuk:1. Memperoleh cabang-cabang buah-buah yang baru secara kontinue dan dalam jumlah yang optimal;2. Mempermudah pemasukan cahaya kedalam tubuh tanaman kopi untuk merangsang embentukan bunga;3. Memperlancar peredaran udara, ini penting untuk mengintensifkan penyerbukan bunga;4. Membuang cabang-cabang tua yang tidak produktif, dengan demikian maka zat-zat hara akan dapat disalurkan kepada cabang-cabang muda yang lebih produktif;5. Membang cabang-cabang yang terserang hama ataupun penyakit. Dengan demikian maka kita telah menjauhkan tanaman kopi dari sumber-sumber infeksi PEMANGKASAN LEPAS PANEN ( PLP )Pemangkasan Lepas Panen ( PLP ) sering disebut sebagai pangkasan produksi. Pelaksanaan pangkasan produksi / PLP bertujuan agar supaya produksi kopi untuk tahun berikutnya dapat berbuah lebat. Dengan mengatur cabang cabang produktif dan membuang cabang cabang yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Pemangkasan produksi akan mudah dilakukan bila bentuk tanaman sudah berbentuk simetris,karena cabang cabang tersebut harus dipangkas atau dipotong sehingga dalam pelaksanaannya tidak begitu memerlukan ketrampilan khusus. Lain halnya bila bentuk tanaman tidak teratur pertumbuhan cabangnya atau berbentuk payung dalam melaksanakan pemangkasan lepas panen harus memiliki ketrampilan dan keahlihan dalam memangkas pada cabang cabang mana yang harus dipotong dan dibuang. Pada pelaksanaan pemangkasan produksi atau pemangkasan lepas panen cabang cabang yang perlu dipotong dan dibuang adalah cabanhg cabang sebagai berikut :1. Cabang mati / kering ( 10 )2. Cabang tidak produktif / cabang tua ( 4 )3. Cabang balik ( 7 )4. Cabang Cacing ( 6)5. Cabang reproduksi tegak ( 8)6. Tunas / cabang air ( 5)7. Cabang pecut ( 9) Pangkas lepas panen atau pangkas produksi dilaksanakan segera setelah panen selesai . Pangkas produksi sudah bisa dilaksanakan pada bulan September – Oktober, dengan mempertimbangkan cuaca pada saat bersangkutan, BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KEC.BOJA