Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Jakarta Timur yang baru dimulai tahun 2020 ini sudah memasuki tahap Pengembangan Agribisnis. Kegiatan ini pada awalnya diutamakan untuk menanggulangi stunting yang tersebar di 6 (enam) Kelurahan di Wilayah Kota Jakarta Timur, namun dengan berkembangnya pertanian perkotaan di Jakarta, Kelompok P2L ini sudah mulai beranjak ke fase mengembangkan kegiatan ke Agribisnis. Berkembangnya kelompok P2L di Jakarta Timur ini merupakan hal yang wajar mengingat permintaan komoditas pertanian yang berkualitas, mudah dan murah terus meningkat sejalan tumbuh dan berkembangnya minat mengembangkan pertanian perkotaan di Jakarta secara umum. Di Kelompok P2L Karya Asri di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur misalnya sudah sejak awal memfokuskan kegiatan untuk bergerak dalam bidang agribisnis. Selain mengusahakan tanaman sayuran dipekarangan, juga olahan telur asin dan budidaya lele sebagai kegiatan sampingan kelompok. Alhasil kelompok P2L Karya Asri memiliki tabungan kelompok sebesar 6 juta rupiah, untuk menjalankan roda kegiatan kelompok selanjutnya. Dikelompok P2L Tunas Harapan, Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur telah memproduksi dan menjual berbagai jenis bibit tanaman cabai dan sayuran lainnya kepada masyarakat umum dan sekolah dasar yang dekat dengan kelompok P2L.Kelompok ini telah memiliki kios dan lokasi penjualan sendiri untuk menjual berbagai jenis bibit tanaman dan olahan pertanian seperti abon lele dan bakso lele yang sudah mulai digemari oleh masyarakat disekitar lokasi. Dikelompok Fatmawati, Kelurahan Cakung Timur mulai kerjasama dengan beberapa perusahaan besar seperti United Tracktor untuk memasarkan hasil panen dan olahan pertaniannya di kantin-kantin perusahan. Disektor peternakanpun sudah mulai dilakukan kerjasama dengan peternak itik di bilangan Cakung untuk pengolahan telur asin dalam skala usaha yang menguntungkan. Dikelompok P2L Dian Lestari, Kelurahan Klender memulai bisnis dibidang tanaman hias yang sekarang ini tengah menggeliat di Jakarta. Kebun bibit yang cukup besar, selain dipenuhi tanaman sayuran, juga dilengkapi dengan tanaman hias yang sedang berkembang saat ini. Selain dari itu olahan herbal juga menjadi pelengkap agribisnis di kelompok P2L ini. Dikelompok P2L Anggrek Kelurahan Pisangan Timur memang sudah mulai mencanangkan usaha kelompok P2L menjadi agribisnis dengan menjual hasil panen sayuran kepada masyarakat sekitar. Tidak hanya sampai disitu kelompok ini juga sudah menjadi konsultan bagi masyarakat yang ingin membangun kebun bibit dan pertanian dipekarangan rumah, sekaligus memasuk sarana pertanian dengan sistem hydroponik. Dikelompok Amphar Adum, Kelurahan Cipinang Besar Utara, yang lebih mengkhususkan diri dengan sistem hydroponik, telah lama menjual hasil panennya kepada masyarakat luas dan beberapa pasar sekitar lokasi kelompok. Selain kualitas produksi sayurannya memang bagus, juga sudah menggunakan label yang cukup menarik sehingga volume penjualannya menjadi lebih meningkat. Secara keseluruhan aktifitas kelompok P2L untuk menanggulangi stunting sudah dilakukan dengan baik, namun dirasa bahwa potensi pengembangan agribisnis cukup menantang, maka untuk menghindari kejenuhan dalam memproduksi komoditas sayuran terus menerus, mengembangkan kelompok P2L ke Agribisnis sudah merupakan tuntutan yang tidak bisa dihindari. (Didi Setiabudi, Penyuluh Pertanian Madya Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, tahun 2020)