Loading...

PELAKSANAAN GERAKAN PENGENDALIAN (GERDAL) WERENG BATANG COKLAT (WBC) DI KELOMPOKTANI RUKUN MAJU DESA PUNGGUR KECAMATAN PURWOSARI

PELAKSANAAN GERAKAN PENGENDALIAN (GERDAL) WERENG BATANG COKLAT (WBC) DI KELOMPOKTANI RUKUN MAJU  DESA PUNGGUR KECAMATAN PURWOSARI
Gerakan pengendalian Wereng di Desa Punggur Kecamatan Purwosari dilaksanakan setelah melakukan Pengamatan pada lahan sawah oleh POPT, Kelompok tani dan PPL, berdasarkan hasil pengamatan pada tanaman padi didesa punggur banyak yang terserang hama wereng batang coklat sehingga pada hari rabu tanggal 3 februari dilaksanakan Gerakan pengendalian hama wereng bersama- sama dengan petani di Desa Punggur Kecamatan Purwosari. Tujuan pelaksanaan kegiatan Gerdal WBC pada tanaman padi di Poktan Rukun Maju Desa Punggur adalah pertama dalam rangka melatih dan mensosialisasikan aplikasi penggunaan pestisida secara bijaksana kepada petani agar memperoleh hasil optimal yaitu dengan cara aplikasi secara serentak dan melibatkan banyak orang (petani). Tujuan yang kedua sebagai upaya mencegah penyebarluasan hama WBC yang menyerang tanaman padi di wilayah Kecamatan Purwosari. Manfaat yang diperoleh dalam kegiatan Gerdal OPT WBC adalah meningkatnya pengetahuan petani mengenai penggunaan pestisida berdasarkan prinsip 5 T yaitu tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu, tepat dosis, dan tepat cara aplikasi. Aplikasi penyemprotan insektisida harus secara serentak agar tidak terjadi perpindahan populasi WBC dari satu tempat ke tempat yang lain. Manfaat lain juga disampaikan oleh Lian Dwi P.S selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Purwosari yaitu dengan adanya kegiatan gerdal ini dapat menumbuhkembangkan jiwa gotong royong saling bahu membahu, saling peduli sesama petani untuk menyelamatkan hasil tanaman padinya. Sebelum kegiatan Gerdal dimulai, diberikan pengarahan terlebih dahulu oleh petugas. Dalam kesempatan tersebut dilakukan demonstrasi cara dan aplikasi Gerakan Pengendalian OPT WBC di lahan milik petani, dan diskusi perihal pelaksanaan kegiatan Gerdal WBC. Metode pengendalian dilakukan dengan penyemprotan serentak dengan bahan pengendali insektisida. Dalam pengendalian hama WBC, dikenal program pengendalian SPOT STOP yaitu upaya memberhentikan laju populasi WBC agar tidak eksplosif sehingga tidak menimbulkan titik spot (hopper burn). Apabila ada serangan WBC sesegera mungkin untuk diambil tindakan. Ahmad Fathoni selaku POPT kecamatan purwosari menyampaikan bahwa pengendalian WBC ini akan efektif bila penyemprotan dilakukan dengan menyasak tanaman padi sebab WBC menyerang batang bawah padi, Penyemprotan akan tidak efektif bila petani menyemprot bagian atas tanaman padi saja. Alhamdulillah kegiatan Gerakan pengendalian yang dilaksanakan dikelompoktani Rukun Maju Desa Punggur berjalan dengan tertib dan harapannya dengan adanya kegiatan gerdal wereng ini maka petani bisa lebih waspada dalam pemeliharaan tanaman padinya serta masih bisa merasakan panen dengan produktifitas yang tinggi. (Oleh : Lian Dwi Parhana S.,S.P : PPL Kecamatan Purwosari)