Loading...

PELATIHAN INOVASI TEKNOLOGI PERTANIAN

PELATIHAN INOVASI TEKNOLOGI PERTANIAN
Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE Pelatihan Inovasi Teknologi Pertanian yang diselenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kayong Utara bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari, dari tanggal 26 sampai dengan tanggal 27 November 2013, dihadiri oleh seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) adapun tema pelatihan tersebut adalah “Pelatihan Inovasi Pertanian mendukung Pendampingan Program SLPTT Padi di Kabupaten Kayong Utara” sebagai narasumber pelatihan tersebut selain dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat, juga dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat, Balai Penelitian Tanah Balai Besar Litbang Sumber Lahan Pertanian dan Badan Litbang Pertanian Kementrian Pertanian. Dalam sambuatanya Sebagai kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kayong Utara Ibu Ir.Munirah menyampaikan “dengan diadakannya pelatihan ini penyuluh bisa mengadopsi teknologi baru, penyuluh harus fokus ke materi yang disampaikan oleh narasumber, penyuluh harus aktif dilapangan dan penyuluh harus mengetahui musim tanam gadu maupun rendengan” dengan diketahuinya musim taman diharapkan tidak terjadi gagal panen (salah musim tanam) katanya. Sebagai narasumber dari BPTP Prov. Kalbar Pak Panut menjelasakan “melakukan pengujian ujiadaptasi Varietas Unggul Baru (VUB) pada lahan irigasi, Tadah Hujan dan Lahan Pasang Surut yang ada di wilayah Kayong Utara guna meningkatkan Produksi Padi, Inovasi Teknologi untuk meningkatkan produktivitas tanaman khusunya tanaman padi melalui benih unggul, benih bermutu dan proses memproduksi benih bersertifikasi”. Dari Banketpanluh Prov. Kalbar yang disampaikan oleh Suheni menjelaskan tentang Pemberdayaan Petani melalui Demfarm Padi, “mewujudkan pemberdayaan petani untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan petani, meningkatkan produksi dan produktivitas padi, jagung dan kedelai dilahan petani”. Sedangkan dari Balai Penelitian Tanah menjelaskan Metode Pendeteksianan Pupuk Palsu Secara Cepat, dalam penjelasaanya Pak Joko menyampaikan tentang “Fungsi Pupuk, bagaimana pupuk dipalsukan, mengidentifikasi pupuk palsu serta mengidentifikasi pupuk dengan alat bantu PUP (perangkat uji pupuk)”, dengan menggunakan PUP diharapkan masyarakat dapat mengetahui sedini mungkin mana pupuk yang asli dan pupuk yang palsu, sehingga tidak terjadinya kerugian oleh petani katanya. (Admin : Faisal BP-KP KKU) /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}