Media pesemian bibit sayur tidak perlu kantung plastik khusus yang biasa disebut polibag. Banyak bahan alami yang dapat digunakan untuk wadah semai. Gratis dan ramah lingkungan. Salah satunya dengan membuat tempat semai benih dari daun pisang. Daun pisang ialah wadah semai benih tradisional yang sering digunakan untuk pesemaian benih tanaman sayuran. Media ini sangat cocok bagi petani karena mudah di dapat dan tidak mengeluarkan biaya, dibandingkan dengan membeli polybag wadah semai benih dari daun sangat mudah dibuat. Bahannya cuma daun pisang dan lidi. , wadah semai benih ini jauh lebih aman bagi alam dan tidak menghasilkan limbah. Berikut cara membuat tempat semai benih dengan daun pisang : Pilih daun pisang yang cukup tua. Potong pangkal dan ujungnya untuk mendapat selembar daun dengan panjang sejengkal. Sekitar 20 Gulung lembar daun menjadi selongsong atau membentuk pipa dengan diameter 2 atau 3 jari. Tergantung jenis tanaman yang disemai. Pertahankan bentuk selongsong dengan cara tusuk gunakan lidi atau tusuk gigi di ujung putaran daun Dan akhirnya semai benih jadi dan berbentuk seperti pipa. Cara Menggunakan Tempat Semai Benih dari Daun Pisang Pemakaian daun pisang sebagai wadah semai benih, tidaklah rumit. Cukup dengan mengisikan media semai, tanah dicampur kompos, dan bila tersedia bisa campur arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1.Sebelum diisi, letakkan bagian alas tempat pesemain ke alas yang rata. Masukkan media semai. Tekan sampai cukup padat. Terutama pada bagian dasar. Agar ketika tempat semai dipindahkan, media semai tidak tumpah. Letakkan tempat semai yang telah diisi ke pesemaian. Berikutnya benih bisa langsung disemaikan ke bagian atas media. Rawat sampai benih tumbuh dan dirasa cukup untuk dipindah ke lahan.Ketika memindahkan bibit dari tempat semai benih ke lahan, walau tempat pesemaian (daun pisang) bisa terurai di alam, sebaiknya dirobek dan tidak ikut ditanamkan ke lahan. Oleh : Yoksi Banamtuan,A.Md Penyuluh Desa Tutem BPP Tobu Kec. Tobu.