Loading...

PEMANFAATAN JERAMI PADI SEBAGAI PAKAN TERNAK

PEMANFAATAN JERAMI PADI  SEBAGAI PAKAN TERNAK
Pada Musim panen limbah jerami sangaglah menumpuk dan hanya dibakar oleh petani. Sehingga sangat penting pengenalan pembuatan jerami padi sebagai pakan ternak sapi. Pakan ternak dari jerami sangat kurat dalam pemenuhan gizi untuk ternak akan tetapi haltersebut dapat pengayaan guna peningkatan nilai gizi dari jerami tersebut yaitu dengan teknologi fermentasi dan amoniase, teknologi ini bertujuan 1). Merubah tekstur jerami yang kuat menajdi rapuh dan lunak, 2). Meningkatkan bahan kering, protein kasar, serat kasar, bahan organic, kecernaan total dan energy tercerna, 3). Meningkatkan NH3 dalam rumen, 4). Menghambat pertumbuhan jamur dan memusnahkan telur cacing yang terdapat dalam jerami. Tehnik pembuatan jerami yaitu sebagai berikut: 1). Dipilih kualitas jerami yang berkualitas baik yang telah dikumpulkan dalam satu tumpukan pada satu tempat, 2). Terpal atau lembaran plastic yang telah dibentangkan digunakan sebagai alas kemudian dipindahkan jerami ketempat tersebut dengan tinggi tumpukan ± 25 cm, 3). Urea ditambahkan sebanyak 6% dari berat jerami dengan cara ditabur atau disemprotkan dengan jerami yang telah dilarutkan, 4). Kemudian ditambahkan stater dengan menaburkan permukaan tumpukan jerami, stater yang digunakan 2,5 kg perton jerami, 5). Keudian ditumpuk lagi setinggi ± 25-30 cm lalu ditaburi secara marata urea dan stater seperti pada tahap 3 dan 4 berlang-ulang sampai tumpukan jerami mencapai ketinggian 1-2 meter, 6). Tumpukan jerami yang tlah selesai ditutup rapat dan dalam kedaan kedap udara selama ± 3 minggu (21 hari), 7). Setelah 21 hari jerami disimpan pada tempat penyimpanan pakan ternak. Sebelum diberikan sebagai pakan ternak agar jerami yang telah difermentasi dan diamoniase dikering anginkan selama 1-2 jam. (Wardha Chakri C, SP)