Di Kelompok tani “Tani Makmur Satu” Desa Tlogohaji Kecamatan Sumberrejo ada salah satu anggota kelompok tersebut telah melakukan penanaman porang di lahan tegal. Berdasarkan penjelasan dari petaninya, lahan tegal tersebut pernah di tanami padi dan tanaman pangan lainnya tidak pernah berhasil dalam artian hasilnya sangat rendah sekali. Hal ini di sebabkan karena banyaknya serangan tikus dan emprit dan memang sistim pengairan di desa Tlogohaji adalah tadah hujan. Di tengan pandemi Corona 19, petani di Tlogohaji ini menanam tanaman porang sebanyak 6000 pohon dan sampai saat ini telah berumur 4,5 bulan. Adapun yang di tanam berasal dari katak dan umbi. Petani tersebut berharap dengan di tanami porang ini, akan menambah penghasilannya. Tanaman porang adalah tanaman umbi-umbian dan masuk dalam spesies Amorphophallus Muelleri Blume. Porang juga merupakan tanaman penghasil umbi yang memiliki nilai yang tinggi. Untuk pertumbuhan tanaman porang membutuhkan naungan sehingga dapat dibudidayakan sebagai tanaman sela pada hutan rakyat atau hutan tanaman. Perkembangan morfologinya berupa daun tunggal menjari dengan di topang oleh satu tangkai daun yang bulat. Pada tangkai daun akan keluar beberapa umbi batang sesuai musim tumbuh. Helai daun dapat memanjang dengan ukuran 60-200 sentimeter dengan tulang-tulang daun yang kecil terlihat jelas pada permukaan bawah daun. Sementara itu, panjang tangkai daun antara 40-180 sentimeter, dengan daun –daun yang lebih tua biasanya berada di pucuk. Lalu tanaman berakar primer ini dapat tumbuh kurang lebih setinggi 1,5 meter. Ketinggihan tanaman porang dipengaruhi oleh umur dan kesuburan tanah. Umbi porang terdiri dari dua macam yaitu umbi batang yang berada di dalam tanah dan umbi katak (bulbil) yang terdapat pada setiap pangkal cabang atau tangkai daun. Syarat Budidaya Porang Kadar keasaman tanah (PH) antara 6-7 dan di tanah yang gembur dan tidak tergenag air Jenis tanaman naungan yang baik adalah mahoni, jati, dan sono Di ketinggihan 100-600 meter di atas permukaan laut Keunggulan Tanaman Porang adalah Toleran terhadap naungan antara 40% – 60% Dapat ditumpangsarikan dengan tanaman keras (pepohonan) Banyak tumbuh liar di pekarangan atau di pinggiran hutan, di bawah naungan pepohonan lain. Kandungan yang ada di dalam umbi porang Karbohidrat (pati, glukomannan, serat kasar dan gula-reduksi) Lemak Protein Mineral Vitamin Serat pangan Fungsi : Digunakan sebagai produk makanan seperti konnyaku, shirataki (berbentuk mie) Sebagai bahan campuran/tambahan kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup dan sari buah. Pemanfaatan untuk farmasi : bahan pengisi dan pengikat tablet Pemanfaatan untuk industri kimia : bahan pelapis (coating dan edible film), bahan perekat (lem, cat tembok), pelapis kedap air, penguat tenunan dalam industri tekstil, media pertumbuhan mikroba, dan bahan pembuatan kertas yang tipis, lemas dan tahan air. Oleh : RIRIN SULISTIYANINGSIH, SP - PPL KEC. SUMBERREJO