Loading...

PEMANFAATAN PEKARANGAN UNTUK BERTANAM SAYURAN

PEMANFAATAN PEKARANGAN UNTUK BERTANAM SAYURAN
Pemanfaatan pekarangan rumah penduduk merupakan kegiatan yang mendukung Program Kawasan Rumah Pangan Lestari dengan perinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan. dan gizi keluarga melalui budidaya sayuran. Tujuan kegiatan ini adalah (1) memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan secara lestari, (2) Meningkatkan kemampuan keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya sayuran, (3) Mencuiptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat secara mandiri.Sayuran hijau merupakan sumber mineral, protein nabati, zat besi, vitamin A, B, C dan serat. Sayuran yan sering dimakan dan sangat mudah ditanam di pekarangan adalah bayam, kacang panjang, kangkung, mentimun, tomat, sawi, pare, bawang daun, seledri, cabai dan lain-lain.Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka memanfaatkan pekarangan adalah (1) Pembuatan Pupuk Kompos (2) Pembibitan di Bedengan (3) Pembibitan di polibag (4) Penanaman sayuran di pekarangan1. Pembuatan Pupuk KomposBahan Baku :Potongan sayuran, daun hijau, kulit kacang, tongkol Jagung, kulit telur dan pupuk kandang Alat-alat :- Bak Penampungan- Karung goni- Garpu tanahCara Membuat :- Bahan yang telah disiapkan, dimasukkan ke dalam bak penampung selapis demi selapis dan tidak perlu terlalu padat. Tinggi masing-masig lapisan 15 cm- Di atas tiap lapisan ditaburi pupuk kandang setebal 2 cm sebagai pemicu pelapukan dan dibasahi dengan air hingga lembab dan jangan terlalu basah.- Tumpukan tersebut ditutup dengan karung goni dan dibiarkan selama 1 (satu) bulan- Untuk mengetahui proses pelapukan berjalan dengan baik, kita tancapkan sepotong kayu ke dalam tumpukan dan apabila bagian yang ditancapkan terasa lembab dan hangat berarti pelapukan berjalan dengan baik.- Setelah 1 (satu) bulan dilakukan pembalikan dengan menggunakan garpu setiap 1 (satu) minggu sekali agar sirkulasi merata hingga 2 (dua) bulan.- Kompos siao digunakan jika suda berumur 3 (tiga) bulan- Ciri-ciri kompos sudah matang jika berwarna coklat kehitaman,tekstur remah, tidak lengket dan tidak berbau. 2. Pembibitan di Bedengan - Buat bedengan pesemaian sesuai dengan kebutuhan - Pupuk kandang + 1 kg/m2 (sesuai kebutuhan)- Capur pupuk kandang dengan tanah- Tebar benih di atas bedengan- Tutup dengan karung plastik - Setelah 4-5 hari tutup plastik dibuka- Beri naungan di atas bedengan 3. Pembibitan di polibagBahan baku :- Tanah sesuai kebutuhan - Pupuk kandang sesuai kebutuhan- PolibagCara Membuat :- Campur tanah dengan pupuk kandang- Masukkan tanah yang sudah dicampur ke dalam polibag- Tanam 1-2 benih dalam polibag 4. Penanaman sayuran di pekarangan - Buat bedengan sesuai kebutuhan- Cangkul tanah seldalam 20-30 cm dan ratakan, biarkan 1 minggu- Tebarkan pupuk kandang/kompos di atas bedengan sebanyak 1kg/m2- Siram dengan air sesuai kebutuhan hingga lembab- Bedengan siap ditanami- Penanaman dilakukan pada pagi hari atau sore hari Suriyadi, SP, MP Penyuluh Pertanian DKP-TPH Prov. Sulsel