Pertanian ke depan diarahkan pada sistim ramah lingkungan dengan pemanfaatan semaksimal mungkin sumberdaya lokal dimana seluruh komponen dari komoditi harus menjadi produk yang mempunyai nilai jual, sehingga penggunaan sumbedaya menjadi efisien dan dapat menekan biaya produksi.Sekam merupakan limbah hasil proses penggilingan padi menjadi beras sekitar 25 % dari bobot awal gabah. Sekam dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri, energi, dan bahan bakar. Sekam padi memiliki komponen utama seperti selulosa (31,4 – 36,3 %) ,hemiselulosa (2,9 -11,8 5) dan lignin 9,5 – 18,4 5 %) .Sekam tidak layak sebagai bahan pakan ternak karena kandungan serat kasar tinggi (35,3%).Pakan yang mengandung dedak dengan kandungan sekam 10 % kurang berpengaruh, tetapi lebih dari 10 % akan menurunkan performan ternak ayam petelur. Tetapi sekam juga merupakan sumber bahan organik yang mudah didapat yang berpotensi dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas lahan dan meningkatkan hasil tanaman. Sekam Padi dan penggunaannyaSekam sebagai alas kandang (litter), pada umumnya sebagian besar sekam digunakan sebagai alas kandang ternak (litter) . Industri unggas di Indonesia merupakan industri yang paling banyak menggunakan sekam untuk litter, disamping itu juga untuk ternak lain seperti kuda, sapi , kambing dan kerbau. Meskipun demikian , jumlah pemakaiannya hanya sedikit dibandingkan potensi ketersediaan sekam yang ada. Sekam sebagai alas kandang berguna untk menyerap air dan kotoran dan beberapa bahan dapat membuat hangat keadaan dalam kandang. Sebagai pembenah tanah, kandungan hara dalam sekam termasuk rendah, sehingga jarang digunakan untuk pupuk. Tetapi sebagai pembenah tanah telah banyak dimanfaatkan. Penambahan abu sekam atau arang sekam ke dalam lahan memberikan pengaruh positif, terutama dalam penyerapan silika. Sekam sebagai media tanam dalam pembibitan dan pertanaman bunga telah banyak dimanfaatkan. Sekam mempengaruhi tekstur tanah, terutama tanah yang berlumpur atau liat. Abu sekam dan sekam juga dapat dipakai sebagai mulsa pada tanaman atau persemaian. Sekam dapat juga dipakai sebagai bahan pembawa (carier) dalam penyebaran bibit atau biji-bijian yang kecil atau insektisida agar diperoleh penyebaran yang merata.Sebagai bahan bakar, pemanfaatan sekam yang telah banyak dilakukan diantaranya adalah sebagai bahan bakar (sumber energi). Dalam pengembangan bioindustri berkelanjutan, pemanfaatan enegi berbahan baku lokal ini sangat disarankan. Panas dari pembakaran sekam padi dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga uap atau generator.Sebagai penyerap (absorbent), penyaring dan penjernih, abu dari sekam padi telah dipakai untuk penyerap minyak dan mencegah antiselip pada permukaan. Juga dipakai sebagai penyerap bahan-bahan yang kental dan lengket. Abu sekam dilaporkan dapat bersaing dengan tanah diatomea sebagai penjernih air. Sekam padi pada usaha peternakan dapat dimanfaatkan juga sebagai penghangat kandang terutama untuk anak ayam dengan cara membakar sekam dalam tungku di dalam kandang, agar lingkungan didalam kandang menjadi hangat terutama di suasana dingin atau musim hujan. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Badan Litbang Pertanian Sumber gambar :warasfarm.com