PEMANFAATAN TANAH ENDAPAN BANJIR ALUVIAL UNTUK LAHAN PERTANIAN
PEMANFAATAN TANAH ENDAPAN BANJIR ALUVIAL UNTUK LAHAN PERTANIAN Singkil adalah tergolong daerah dataran rendah yang memiliki ketinggian tempat berkisar 0-5 dari permukan laut (DPL) yang rawan akan bencana kebanjiran. Yang memiliki dua aliran sungai hulu yang memanjang yang mengalir menju sungai singkil (hilir). Kedua aliran sungai yang dari hulu menuji hilir tersebut adalah sungai Soraya dan Cenendang. Apa bila terjadi curah hujan yang tinggi kedua aliran sungai tersebut langsung mengirin ke sungai singkil yang mana singkil adalah dataran rendah Penampungan Akhir. Sumber Gambar : Sungai Singkil Kebanjiran yang terjadi disingkil biasanya berkisaran di Akhir bulan atau sering di juluki bulan-bulan ber, seperti oktober, November dan desember. Tetapi kisaran tersebut tidak bisa jadi patokan karena bencana alam tidak bisa kita pastikan kapan terjadinya. Paska terjadinya banjir akan meningalkan tanah endapat lumpur atau Tanah aluvial. Seperti kata pepatah di balik bencana pasti ada hikmahnya. Pengertian Tanah Aluvial Tanah Aluvial adalah jenis tanah yang terbentuk karena terjadi endapan di sungai(banjir), danau,atau muara yang berada di dataran rendah atau cekungan yang memungkinkan terjadinya endapan. Tanah aluvial tergolong sebagai tanah muda yang terbentuk dari endapan halus di aliran sungai. Manfaat tanah Aluvial Tanah Aluvial memiliki manfaat di bidang pertanian salah satunya untuk mempermudah proses irigasi pada lahan pertanian. Tanah ini terbentuk akibat endapan dari berbagai bahan seperti aluvial dan koluvial yang juga berasal dari berbagai macam asal. Tanah aluvial dapat dimanfaakan sebagai pertanian karena kandungan unsur hara relatif tinggi. Pemanfaantan tanah aluvial biasanya untuk tanaman holtikutura dan tanaman pangan. Sumber Gambar : Foto Tanaman Kajang Hijau(Said Mansur,SP). Kandungan Tanah Aluvial Tanah Aluvial memiliki struktur tanah yang pejal dan tergolong liat atau liat berpasir dengan kandungan pasir kurang dari 50% serata kandungan liat dan humus yang tinggi. Contoh tanah Aluvial yang ada di Indonesia seperti sungai Bengawan Solo dan di Singkil seperti Sungai Soraya dan Cenendang. Penulis : (Said Mansur,SP.) UPTD BPP : Singkil