Loading...

Pemasaran Teh

Pemasaran Teh
Pemasaran berpengaruh besar terhadap perkembangan bisnis, oleh karena itu, harus dilakukan sebaik mungkin. Industri teh Indonesia masih terkendala dengan dua permasalahan yaitu sistem produksi dan pemasaran. Dua permasalahan ini hingga kini belum ditangani secara serius sehingga menyebabkan produk teh Indonesia kalah dengan negara lain. Dengan persaingan yang semakin sengit maka setiap pengusaha teh harus menyiapkan berbagai strategi untuk dapat bersaing dengan pengusaha lainnya. Strategi yang digunakan untuk dapat bersaing adalah strategi pemasaran. Strategi Pemasaran Strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Penentuan strategi pemasaran suatu produk haruslah mengetahui segmenting, targeting, dan positioning produk tersebut sehingga strategi pemasaran yang ditentukan dapat menguntungkan perusahaan. Beberapa langkah yang perlu ditempuh dalam program perbaikan sistem pemasaran teh di Indonesia antara lain sebagai berikut : 1) Meningkatkan kegiatan promosi dan pemasaran teh sesuai dengan program perbaikan kebun, pengolahan, dan mutu the; 2) Penguatan kelembagaan;; 3) Perbaikan Supply Chain teh Indonesia . Untuk menunjang suksesnya kegiatan pemasaran berbagai produk teh yang dihasilkan, perlu dilihat saluran distribusi pemasaran produknya. Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan dan perorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk, atau membantu memindahkan hak pemilik produk atau jasa ketika dipindahkan dari produsen ke konsumen . Secara spesifik, rantai pemasaran produk teh yang dilakukan terbagi menjadi 3 (tiga) saluran distribusi yaitu: 1) Saluran pemasaran tidak langsung melalui distributor yang sebagian besar merupakan pedagang kecil dan menengah (pengecer/retailer); 2) Saluran pemasaran secara langsung ke konsumen; dan 3) Saluran distribusi kerja sama dengan perusahaan besar swasta. Proses pemesanan dan pengeluaran barang dari aktivitas penjualan berbagai produk teh dapat dilakukan melalui via order. Pada awalnya dilakukan dengan menerima pesanan (PO) dari konsumen. Setelah pemesanan dilakukan, maka bagian bidang produksi akan memenuhi permintaan pemesanan. Jika pada bagian gudang masih tersedia stok produk, maka produk yang tersedialah yang diberikan kepada konsumen. Kemudian, setelah pihak konsumen mengkonfirmasi pemesanan, maka konsumen (customer) akan melakukan pembayaran sesuai dengan pemesanan. Pembayaran tersebut, bisa berupa tunai ataupun transfer. Setelah proses pembayaran selesai barulah pesanan dikirim ke konsumen dengan menggunakan jasa pengiriman terdekat.. Kelemahan Pemasaran Teh di Indonesia Kelemahan dari pemasaran teh di Indonesia adalah volume ekspor teh Indonesia sebesar 94 % masih dalam bentuk curah (bulk), sedangkan Sri Langka dan India, di mana 30-40 % dari total ekspor sudah dalam bentuk produk hilir. Praktek yang demikian tentu saja menguntungkan bagi kedua negara tersebut, karena dapat memperoleh nilai tambah yang lebih besar. Bahkan hal ini juga diperparah dengan Kondisi Pangsa Pasar Teh di dalam negeri belum mampu bersaing dengan jenis minuman lain. Pangsa pasar minuman dalam kemasan mencapai 42 %, sedangkan pangsa pasar minuman teh hanya sebesar 28 %. Untuk itu maka diperlukan upaya agar pemasaran teh di Indonesia dapat dalam bentuk kemasan, agar keuntungan yang diperoleh akan lebih besar.. Pemasaran Secara Online Adanya perkembangan sistem pemasaran modern yang begitu pesat dan persaingan pasar yang sangat kompetitif saat ini, maka perlu memperluas jaringan rantai pemasaran produk agar dapat berjalan lebih efektif, efisien dan memberikan peningkatan nilai tambah antar mata rantai pemasaran produk teh Pemanfaatan dan pengintegrasian strategi pemasaran melalui media online marketing atau digital marketing (seperti: media sosial, online shopping, e-commerce) sudah menjadi urgensi penerapan sistem pemasaran modern di era digital. Di dunia era digital seperti sekarang, dimana internet menjadi pusat kegiatan banyak orang, maka pemasaran online menjadi metode paling efektif. Namun demikian,masih perlu mempertahankan dan meningkatkan pelayanan pemasaran melalui publikasi di TV. surat kabar , brosur, dan poster yang telah terbentuk dan terpelihara social capital-nya Sampai saat ini, seperti kepercayaan (trustworthy), norma (norms), dan jaringan (network). Social capital yang telah terpelihara baik dengan para konsumen dan customer dapat menjadi modal social marketing melalui strategi online/digital marketing untuk semakin memperluas jaringan rantai pemasaran dan meningkatkan nilai tambah antar rantai pemasaran produk teh. Keuntungan Pemasaran On line: 1) Mengurangi biaya, karena penggunaan media sosial, website dan media internet tidak dikenakan biaya atau biaya relatif lebih murah dari pada memasang iklan di televisi, radio, koran atau mencetak flyer dalam jumlah yang banyak; 2) Dapat diukur real time melalui alat analisis seperti Google Analytics, 3) Cepat menentukan target. Teknologi saat ini, mampu membuat calon konsumen memberikan informasi secara sukarela sehingga kita dapat melacak apa yang mereka butuhkan secara tepat; 4) Merupakan paparan jangka panjang, dimana konten promosi kita akan tetap terlihat oleh konsumen untuk jangka waktu yang lama. Namun perlu melakukan sedikit pembaruan agar konten tersebut tetap terlihat menarik. (Sri Wijiastuti, Pusat Penyuluhan Pertanian). Sumber:: Pusat Penelitian Teh dan Kina Dewan The Indonesia https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-975876/industri-teh-ri-terkendala-masalah-klasik https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-jenis-dan-manfaat-pemasaran-online/