Loading...

PEMBERIAN PUPUK

PEMBERIAN PUPUK
Pemupukan menurut pengertian yaitu pemberian bahan yang dimaksudkan untuk menyediakan hara bagi tanaman. Umumnya pupuk diberikan dalam bentuk pada atau cair melalui tanah dan disearap oleh akar tanaman. Pupuk terbagi menjadi 2 yaitu : Pupuk organikMerupakan jenis pupuk alami yang tidak mengandung unsur kimiawi. Pupuk organik ini bisa terbuat dari kotoran ternak maupun sisa-sisa makanan.Pupuk anorganik Dikenal dengan pupuk kimia yang terbuat dari bahan-bahan kimiawi.Dalam penentuan pemupukan organik sangat sulit karena berhubungan dengan kondisi tanah yang digunakan. Karena kebutuhan tanah yang satu berbeda dengan tanah yang lain. Idealnya dalam pemberian sesuatu kedalam tanah harus diketahui yang ada dan yang belum ada didalam tanah seperti kandungan hara dan bahan organik. Pemupukan organik yang berlebihan dapat mengakibatkan perkembangan vegetatif, tanaman tumbuh terlalu pesat sehingga memperlambat masaknya buah. Hal yang sama juga bisa mengakibatkan resahnya batang padi dan jagung meskipun dosis pemakaian pupuk sangat ditentukan kandungan hara pupuk dan jenis tanah dengan acuan pada produk yang beredar dilapangan. Rata-rata anjuran dosis pemakaian pupuk organik adalah sebagai berikut :Serbuk halus dan kasar seperti pupuk kandang/kompos Tanaman semusis/sayuran 10-20 ton/ha/tanam Tanaman semusim/sayuran (olahan pabrik) 1-5 ton/ha/tanam Tanaman tahunan/buah-buahan 1-5 kg/tanaman/tahun Tanaman tahunan/perkebunan/kehutanan 0,5-2 kg/tanaman/tahun. Butiran dan pellet Tanaman semusim/sayuran 1-5 ton/ha/tanam Tanaman tahunan/buah-buahan 1-3 kg/tanaman/tahun Tanaman tahunan perkebunan/kehutanan 1-2 kg/tanam/tahun Tablet Ukuran diameter 2-3 cm, berat 10-20 gr, 4-6 tablet/pohon/tahun Ukuran diameter 4-5 cm, berat 30-40 gr, 2-4 tablet/pohon/tahun Ukuran diameter 4-5 cm, berat 30-40 gr, 2-4 tablet/pohon/tahun Dosis anjuran pupuk organik selain megacu pada kandungan unsur hara dan jenis tanah. Biasanya juga mengacu pada kalkulasi ekonominya dengan dosis tersebut, pupuk masih tetap digunakan. Umunya berkisar 50-100 % dosis rekomendasi. Jadi fungsi pupuk organik yang dipakai bukan sebagai pengganti kimia, tetapi masih melengkapi atau mengurangi penggunaan pupuk kimia. penulis Linda Ishak, STP penyuluh pertanian muda