Loading...

Pembibitan Padi

Pembibitan Padi
PEMBENIHAN DAN PENYEMAIAN PADI Padi adalah komoditas unggulan yang menjadi target swasembada pangan nasional.Untuk menghasilkan produksi yang tinggi. Salah satu hal terpenting dari produksi padi ini adalah benih.Setelah memastikan benih tanaman yang akan kita tanam berasal dari benih unggul, masih ada pekerjaan berikutnya berupa perlakukan (treatment) terhadap benih. Perlakuan benih Setelah memastikan benih tanaman yang akan kita tanam berasal dari benih unggul, masih ada pekerjaan berikutnya berupa perlakukan (treatment) terhadap benih. Perlakukan benih dilakukan dengan tujuan untuk mematahkan masa dormansi benih dan memilih benih yang bernas supaya benih dapat tumbuh cepat, seragam dan sehat serta merupakan perlindungan awal tanaman terhadap serangan hama dan penyakit terutama pada stadia bibit. Perlakuan benih untuk mematahkan dormansi benih dapat dilakukan melalui perendaman benih dengan air panas (55 oC), sedangkan untuk menghilangkan atau memproteksi benih dari serangan jamur biasanya benih direndam dalam larutan fungisida. Untuk fungisida alami petani organik biasanya menggunakan ramuan seperti larutan ekstrak lengkuas. Untuk memacu pertumbuhan akar dan menginduksi ketahanan terhadap penyakit dilakukan perendaman dengan PGPR. Pemilihan benih Benih dengan berat jenis lebih tinggi, mempunyai mutu fisiologis (daya kecambah dan vigor) yang lebih tinggi, serta pertumbuhan dilapang yang lebih cepat dan seragam. Pemilihan benih untuk mendapatkan benih yang bernas dapat menggunakan larutan air garam atau abu (pada benih padi). Tujuan perendaman ini adalah untuk mendapatkan benih yang bernas, menekan atau menghilangkan inokulum penyakit yang terbawa pada benih karena air garam atau abu berfungsi antiseptik. Hanya benih padi yang tenggelam dalam larutan air garam atau abu saja yang dipilih untuk disemai. Cara perlakuan benih padi: Benih direndam menggunakan larutan air garam (1 sendok makan : 1 lt air) atau air abu (3 sendok makan : 1 lt air) selama ± 10 menit atau gunakan campuran secukupnya. 1. Kemudian benih direndam dalam air bersih secukupnya selama 1 x 24 jam dengan tujuan merangsang meratanya pengecambahan benih. 2. Bersamaan dengan perendaman benih, dapat sekaligus dilakukan pemilahan. Benih yang hampa akan mengapung dipermukaan, sedangkan benih yang bernas akan tenggelam yang dipilih untuk dikecambahkan Persemaian padi Persemaian Persemaian dilakukan setelah menentukan bibit yang unggul. Bibit unggul tersebut kemudian akan disemai di wadah persemaian. Wadah persemaian terlebih dahulu harus disiapkan. Kebutuhan wadah semai diberikan dalam perbandingan sebesar 1 : 20. Misalkan akan menggunakan lahan sawah sebesar 1 hektar maka wadah persemaiannya sekitar 500 m2. Lahan pada wadah persemaian haruslah juga berair dan berlumpur. Berikan pupuk urea dan pupuk TSP pada lahan persemaian dengan dosis masing-masing 10 gr per 1 m2. Jika lahan persemaian sudah siap, sebarkan benih yang telah berkecambah dengan merata. Daftar Pustaka : Djawadun, SPt,MP BADAN DIKLAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013 https://pertaniansehat.com/read/2012/07/06/bagaimana-perlakuan-dan-pemilihan-benih-yang-baik.html