Jumlah Kepala Keluarga di Desa Sekarjati sebanyak 1.207 KK, dimana di tiap Kepala Keluarga menanam tanaman pisang sebanyak 1-2 pohon pisang (Purwoko, 2019). Varietas tanaman pisang di desa sekarjati antara lain : Morlen, Raja, Kepok dan Gandul besar. Melihat potensi di wilayah desa sekarjati yang belum terdapat Kelompok Wanita Tani, yang mana KWT tersebut nantinya yang mempunyai tugas dan pokok fungsi untuk melakukan pengolahan hasil pasca panen sehingga pasca panen mempunyai nilai jual yang lebih dan juga dapat menjadi produk unggulan di kelompok tersebut.Pada Tanggal 27 Januari 2019 Deha Purwoko, S.ST selalu Penyuluh Pertanian Lapangan Wilayah Kerja Penyuluh di Desa Sekarjati bersama Wahyudi, SP Selaku Koordinator PPL serta pihak pemerintah desa dan juga Gapoktan Sekar Tani membentuk Kelompok Wanita Tani “Sekar Tani” dengan susunan pengurus Sri Lestari selaku Ketua Kelompok Wanita tani, Sugiyarti selaku sekretaris KWT dan Kustiyah selaku Bendahara KWT. berdasarkan hasil musyawarah untuk mufakat maka disepakati bersama dengan anggota KWT untuk pertemuan rutin dilaksanakan setiap tanggal 21 tiap bulannya.Berdasarkan potensi di desa sekarjati dimana tiap KK memiliki tanaman pisang sebanyak 1-2 buah pohon yang mana saat panen tiba tiap 1 pohon pisang kepok dapat menghasilkan 8-10 lirang dalam 1 tandan. Pasca panen buah pisang hanya dikonsumsi sebagai buah oleh petani. PPL setempat ingin mengubah pola tersebut sehingga pohon pisang kapok mempunyai nilai tambah dengan diolah menjadi keripik pisang coklat. Pada pertemuan rutinan PPL mulai memberikan stimulus kepada KWT dari sosialisasi penanganan pasca panen sampai pembuatan keripik pisang coklat dengan metode Demonstrasi – Cara Pembuatan Keripik Pisang Coklat tersebut.Tahapan pembuatan keripik pisang coklat (BANBRO), antara lain : A) Tahapan Persiapan, dimana semua alat dan bahan dipersiapkan terlebih dahulu. Adapun alat dan bahan yang dipergunakan dalam pembuatan keripik pisang coklat antara lain : 1) Alat : Pisau, serut, wajan, sotil, serok, panci, kompor, dan 2) Bahan : Minyak goreng 1 liter, Coklat bubuk 1 kg, Tepung maizena 1 kg, Gula Halus 1 kg, Plastik Ciplok ukuran 0,5 kg, dan 1 tandan pisang kapok. dimana buah pisang di iris tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal; B) Proses pembuatan keripik pisang coklat, dalam proses pembuatan ini yang perlu diperhatikan adalah suhu saat memasang keripik jangan terlalu panas dan adonan coklat beserta gula halus harus mengena rasanya; C) Tahap Pengemasan, dimana keripik pisang coklat yang sudah matang/jadi dikemas kedalam plastik yang kedap udara dan bertahan lama. Maka jenis plastik yang didunakan adalah plastic Ziplok, setelah dikemas maka perlu ditempel label. Guna label disini adalah agar konsumen tahu siapa yang membuat dan lokasi KWT dimana.Rasa dari keripik coklat pisang olahan KWT Sekar Tani : Renyah dan terasa sekali rasa coklatnya sampai ke lidah…KWT juga melayani pembelian partai besar, untuk harga keripik pisang coklat per ons hanya Rp. 3.000,- apabila ada yang berminat bisa langsung datang ke Desa Sekarjati Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi cari Kelompok Wanita Tani Sekar Tani di bawah ketua Sri Lestari.Daftar Pustaka :Purwoko, Deha., 2019. Laporan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Desa Sekarjati Kecamatan Karanganyar Tahun 2019. UPT-PTP BPP Kecamatan Karanganyar. NgawiPenulis : Deha Purwoko, PPL BPP Karanganyar