Loading...

Pembuatan Kerupik Labu Kuning Dalam Pemanfaatan Pengolahan Hasil Tanaman Di Krpl Pajar Desa Sungai Pinang II kabupaten Ogan Ilir

Pembuatan Kerupik Labu Kuning Dalam Pemanfaatan Pengolahan Hasil Tanaman Di Krpl Pajar Desa Sungai Pinang II kabupaten Ogan Ilir
PEMBUATAN KERUPIK LABU KUNING DALAM PEMANFAATAN PENGOLAHAN HASIL TANAMAN DI KRPL PAJAR DESA SUNGAI PINANG II KABUPATEN OGAN ILIR Untuk merangsang pemanfaatan pekarangan sebagai salah satu penyedia pangan keluarga, sejak tahun 2011 yang lalu, Kementerian Pertanian telah menginisiasi optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Rumah Pangan Lestari (RPL). RPL adalah rumah penduduk yang mengusahakan pekarangan secara intensif untuk dimanfaatkan dengan berbagai sumberdaya lokal secara bijaksana yang menjamin kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. Apabila RPL dikembangkan dalam skala luas, berbasis desa (kampung) atau wilayah pemukiman lain yang memungkinkan, penerapan prinsip Rumah Pangan Lestari disebut Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Selain memanfaatkan pekarangan rumah keluarga sebagai basis rumah pangan lestari, KRPL juga mencakup upaya intensifikasi pemanfaatan pagar hidup, jalan desa, dan fasilitas umum lainnya (sekolah, rumah ibadah, dan lainnya), lahan terbuka hijau, serta mengembangkan pengolahan dan pemasaran hasil. Karena konsep KRPL ini berbasis keluarga, maka pelaku utama dari program ini adaah seluruh anggota keluarga. Namun demikian karena lingkup kegiatan ini berada disekitar rumah atau tempat kediaman keluarga, maka kegiatan ini lebih diarahkan bagi kaum perempuan (ibu rumah tangga) agar mereka lebih produktif dalam membentu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Untuk memudahkan koordinasi, pembinaan dan penyuluhan, para perempuan itu kemudian disarankan untuk membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT). Untuk menjaga keberlanjutan dan mendapatkan nilai ekonomi dari KRPL, pemanfaatan pekarangan diintegrasikan dengan unit pengolahan dan pemasaran produk. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya penyelamatan hasil yang melimpah dan peningkatan nilai tambah produk. Pada KRPL di Sungai Pinang II yaitu KWT Pajar Desa, kami membuat pengolahan kerupuk labu kuning hasil dari demplot. Cara Membuat : Kerupuk labu kuning bahan ½ kg labu kuning dibersihkan dan dikukus 1 kg sagu garam , bawang merah, bawang putih secukupnya telur 1 butir terigu 100 gram cara membuat labu dihaluskan, terigu, garam, bawang merah, bawah putih di adon dengan air hangat campuran ke dalam labu tambahkan telur dari sagu ½ kg ulenin dengan menggunakan sisa sagu dan buat seperti pempek lenjer direbus dan angkat diinginkan baru diiris tipis kemudian jemur hingga kering Manfaat Labu Kuning Kandungan nutrisi di dalam labu kuning setiap 100 gram labu kuning hanya mengandung sekitar 25 kalori. Labu kuning mengandung banyak karbohidrat dan serat. Selain itu, labu kuning jug amengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, mangan, dan seng. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol Mengkonsumsi labu kuning dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh anda. Labu kuning sendiri sama sekali tidak mengandung kolesterol dan jutru mengandung fitosterol yang telah dikenal untuk menurunkan kadar kolesterol LDL (hingga sekitar 75%) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (hingga 15%). Fitosterol menghambat penyerapan kolesterol di dalam tubuh dan membuatnya langsung dikeluarkan dari dalam tubuh. Membantu Penderita Diabetes Labu kuning memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga dapat menjadi salah satu menu makanan penderita diabetes. Labu kuning dapat membantu produksi insulin dan membantu proses penyembuhan jaringan pankreas. Omega 3 yang terdapat pada biji labu juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Mencegah Kanker Labu kuning mengandung banyak antioksidan, terutama karotenoid. Berbagai antioksidan ini dapat membantu menghambat metabolisme sel-sel kanker. Mengkonsumsi labu kuning dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker usus besar, dan kanker kulit. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung Kandungan folat, karotenoid, dan magnesium di dalam labu kuning membuatnya sangat baik bagi kesehatan jantung anda. Magnesium akan bekerja sebagai relaksan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mencegah terjadinya penyakit stroke dan serangan jantung. Selain itu, labu kuning juga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis yaitu suatu keadaan di mana dinding pembuluh darah arteri mengeras akibat penumpukkan lemak pada dinding dalamnya. Menjaga Kesehatan Mata Konsumsi labu kuning dapat mencegah terjadinya degenerasai makula akibat penuaan. Zeaxanthin di dalam labu kuning membuatnya dapat membantu melindungi retina mata dari radiasi sinar UV yang berbahaya dan berbagai stress oksidatif lainnya. Karotenoid, baik alfa maupun beta di dalam labu kuning juga baik bagi kesehatan mata dan dapat mencegah terjadinya kebutaan di malam hari (rabun senja). Lutein dan zeaxanthin di dalam labu juga baik untuk mencegah terjadinya katarak. Manfaat Lainnya Berbagai manfaat lain dari labu kuning bagi kesehatan anda adalah: Mengurangi stress. Biji labu kuning kaya akan asam amino, triptofan, yang akan diubah menjadi serotonin. Serotonin merupakan suatu neurotransmiter yang dapat mengurangi rasa cemas dan stress sehingga dapat memperbaiki mood anda. Mencegah sembelit (kaya serat). Membantu menjaga kesehatan prostat dan mencegah terjadinya pembesaran prostat jinak (seng). Membantu mencegah terbentuknya batu ginjal dan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kandungan empedu serta dapat mencegah terjadinya ulkus akibat iritasi asam lambung (sari labu). Membantu menguatkan tulang dan enamel gigi serta mencegah terjadinya osteoporosis (seng dan magnesium) Mencegah radang sendi (agen anti inflamasi). Maria Rosa Situmorang, S.TP (PPL)