Loading...

Pembuatan Pakan Sapi dari Pelepah Sawit

Pembuatan Pakan Sapi dari Pelepah Sawit
Bahan dan Proses Pembuatan Pakan Ternak Sapi dari Pelepah Sawit Komposisi yang digunakan dalam pembuatan pakan ternak sapi dari pelepah sawit antara lain pelepah sawit (60%), rumput lapang (37%) dan dedak (3%). Kedua bahan yaitu pelepah sawit (60%) dan rumput lapang (37%) dapat dicacah secara manual ataupun dimasukkan kedalam mesin pencacah (Chopper) untuk menghasilkan pakan ternak yang lebih halus dan mudah dikonsumsi langsung oleh sapi. Setelah dicacah, ditambahkan dedak (3%) kemudian dicampur sampai merata. Pemberian pakan pelepah sawit segar kepada sapi ini dapat dicampurkan dengan 1 dosis bioplus. Pemberian 1 dosis bioplus ini dapat dicampurkan langsung kedalam pakan ternak segar ataupun diberikan langsung kepada sapi. Untuk sapi jantan dan sapi normal bioplus cukup diberikan sebesar 1 dosis (1x) pemberian saja sedangkan untuk sapi betina (bunting) diberikan 2 dosis (2x) yaitu 1 dosis sebelum lahiran dan 1 dosis setelah lahiran. Tahapan Pembuatan Pakan Ternak Sapi dari Pelepah Sawit Sediakan Pelepah sawit sebanyak 60 %, Rumput lapang 37 %. Lakukan pencacahan dengan menggunakan mesin chopper. Maka dihasilkan hasil cacahan pelepah sawit dan rumput lapang. Hasil cacahan tersebut ditambahkan dedak sebanyak 3 %. Lakukan pencampuran sampai rata/tercampur dengan baik. Kemudian diletakkan dalam kandang sapi. Tambahkan Bioplus 1 dosis Pakan segar ternak telah siap dikonsumsi sapi. Keunggulan Pelepah Sawit sebagai Pakan Ternak Sapi Penggunaan pelepah sawit dapat dimanfaatkan oleh para peternak yang berada disekitar lokasi perkebunan sawit sebagai pakan ternak sapi, selain dapat menekan jumlah limbah/hasil samping tanaman sawit, pembuatan pakan ternak dari pelepah sawit ini juga sederhana pengolahannya. Hasil kajian peneliti madya BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau (Drh. Salfina Nurdin Ahmad, MP) juga menunjukkan pemberian pakan ternak pelepah sawit kepada sapi betina (bunting) dapat meningkatkan produktivitas sapi. Hal ini dapat dilihat dari terjadinya peningkatan bobot harian sapi sebesar 0.68 kg/ekor/hari, waktu birahi sapi betina menjadi lebih cepat 1 bulan dari sebelumnya dan rataan bobot lahir anakan sapi terjadi peningkatan bobot sebesar 5 kg, yang pada awalnya mengkonsumsi pakan rumput lapang segar hanya 12 kg meningkat bobotnya menjadi 17 kg dengan menggunakan pakan dengan pelepah sawit ini. Di tingkat peternak, peningkatan produktivitas sapi ini juga diikuti peningkatan nilai jual sapi sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak. Penyusun : Sad Hutomo Pribadi Sumber : Artikel dari Astrid Fransisca, dkk, BPTP Tanjung Pinang Sumber Gambar : Kompasiana.com