Loading...

PEMBUATAN PUPUK BOKASIH ORGANIK BAGI PETANI

PEMBUATAN PUPUK BOKASIH ORGANIK  BAGI PETANI
Pupuk Bokasih adalah : Hasil fermentasi bahan organik ( limbah Tanaman,kotoran ternak dll) dengan EM4 dan telah terdekomposisi/ terurai . Tujuan Pembuatan Bokashi : Untuk memanfaatkan limbah ternak dan limbah pakan ternak Untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman Bila diusahakan secara besar-besaran akan merupakan unit usaha produktif Manfaat Pupuk Bokashi bagi Tanaman Memperbaiki lingkungan phisik, kimia dan biologi tanah. Meningkatkan kesuburan tanaman serta menjaga kestabilan produksi Menigkatkan perkecambahan dan pertumbuhan tanaman. Memperbaiki perkembangan bunga buah dan kematangan hasil tanaman. PEMBUATAN PUPUK BOKASHI KANDANG 200 KG Alat atau media yang dibutuhkan : Sekop Parang Ember Terpal Karung Timbangan Termometer Bahan yang diperlukan : Pupuk kandang,limbah tanaman : 160% (160 kg ) Daun gamal secukupnya : 25% ( 25 kg ) Sekam : 5% ( 5 kg ) Dedak : 10% ( 10 kg ) Gula pasir/gula merah : 10cc/1ltr air EM4 : 2cc/ltr larutan gula Air : 20 liter CARA KERJA : Larutkan tetes/gula ke dalam air dengan dosis 10cc gula/tetes per liter air. Larutkan EM4 ke dalam larutan gula/tetes dengan dosis 2cc EM4 per liter larutan gula/tetes Campurkan semua bahan organik yang telah disiapkan secara merata. Siramkan larutan EM4 diatas gundukan bahan secara perlahan sambil diaduk sampai kandungan air adonan mencapai 40 %. Untuk membuktikannya maka adonan dikepal dengan tangan dan dilepas kembali air tidak keluar dari adonan serta adonan dilepas tidak akan megar Adonan digundukan/ditumpukan di lantai yang kering setinggi 15-20 cm lalu ditutup dengan terpal atau dapat juga dimasukan ke dalam karung plastik, diikat dan disimpan di lantai atau balai-balai Pertahankan suhu bokashi antara 40-50 0C, bila suhu lebih dari 50 0C bukalah terpal dan lakukan pengadukan (campuran dibolak balik) setelah itu ditutup kembali. Pengecekan suhu dilakukan setiap 8 jam sekali. Setelah difermentasi selama 4 s/d 7 hari, pupuk bokasi siap digunakan sebagai pupuk organik. Setelah menjadi pupuk, bila belum digunakan simpanlah ditempat kering atau teduh. PENULIS : RONI M. W KOTTO, STP PENYULUH THL TBPP BPP TOIANAS KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN