Loading...

Pembuatan Racun Tikus

Pembuatan Racun Tikus
Tikus sawah (Rattus argentiventer) adalah jenis hama pengganggu pertanian utama dan sulit dikendalikan karena tikus itu mampu ”belajar” dari tindakan-tindakan yang telah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kec. Sukun Kota Malang bersama dengan kelompok tani yang tergabung pada Gapoktan Unggul Makmur Kelurahan Gadang mengadakan satu kegiatan pengendalian hama tikus di area lahan sawah yang ada di Kelurahan Gadang dengan cara membuat racun tikus oleh petani sendiri yang dipandu langsung oleh petugas POPT (Pengamat Oranisme Pengganggu Tanaman). Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan racun tikus ini adalah: - beras (50 kg) - racumi ( 1kg) - tetes tebu ( 2 liter) Cara pembuatan dari racun tikus ini adalah dengan mencampur semua bahan menjadi satu hingga beras berubah warna menjadi kehijauan. Untuk aplikasi dari racun tikus ini adalah dengan mencampurnya dengan sekam dan diletakkan di galengan sawah dengan jarak tiap campuran adalah sekitar 3 meter. Racun ini dapat bertahan lama bahkan hingga satu tahun jika disimpan dengan baik dan jangan sampai terkena air. oleh karena itu untuk penyimpanannya sebaiknya menggunakan bahan yang anti air. Penulis: Wiwin Roika Indayani, SP