Loading...

Pembuatan Silase Dengan Tebon Jagung

Pembuatan Silase Dengan Tebon Jagung
Pembuatan Silase dengan Tebon Jagung Sobat tani yang budiman, ketika musim panen jagung tiba pastinya akan melimpah tebon jagung. Tebon jagung adalah batang jagung beserta daunnya. Ketika tanaman jagung mendekati masa masa panen maka batang jagung bagian atas akan dipangkas, hal ini bertujuan untuk menunda panen, serta mengurangi kadar air. Disamping itu tebon jagung juga dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak serta untuk bahan pembuatan pupuk kompos. Bagi para petani yang mempunyai ternak baik itu sapi maupun kambing, dapat memanfaatkan tebon jagung sebagai bahan baku pakan ternak. Meskipun tebon jagung bisa langsung diberikan ke ternak, tebon jagung juga dapat dijadikan sebagai bahan baku pakan ternak olahan, tujuannya adalah agar menambah kandungan vitamin dari tebon jagung itu sendiri. Pakan ternak olahan ini disebut dengan Silase. Jadi Silase adalah proses pengawetan hijauan pakan segar dalam kondisi anaerob dengan pembentukan atau penambahan asam. Silase sangat cocok untuk pengawetan pakan dengan kandungan kadar air yang tinggi dan dapat bertahan hingga 6 - 8 bulan, dengan keadaan yang kedap udara. Berikut bahan – bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan Silase1. Tebon Jagung :1 kg2. EM – 4 : 0,25 Liter3. Larutan Gula :0,5 Liter4. Dedak : 5 kg5. Mineral : 0,25 Kg 6. Air : 5 Liter Cara Pembuatan 1. Cacah Tebon Jagung sepanjang 2 cm sampai 3 cm2. 5 cm, kemudian dicampurkan dan dihamparkan setebal 10-15 cm.3. Campurkan bekatul dengan mineral secara homogen dan taburkan merata diatas campuran cacahan Tebon Jagung4. Pada pembuatan 1 ton Tebon Jagung, larutkan 1 liter EM4 dengan 1 liter Larutan Gula kedalam 15 liter air. 5. Campurkan cairan EM4 dengan Larutan Gula beserta Mineral dan diencerkan dengan air secukupnya (sekitar15-20 liter) kemudian disemprotkan merata. 6. Lapisan 1 dicampur seluruh bahan kemudian perlahan dimasukan kedalam plastik lalu diikat.7. Setelah 21 hari difermentasi Pakan Komplit siap diberikan kepada ternak.8. Silase diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan Ambal, 15 Oktober 2018 Riswanto, S.St