Loading...

Pemeliharaan Pembibitan Sapi Potong

Pemeliharaan Pembibitan Sapi Potong
Usaha Pembibitan Sapi Potong adalah rangkaian kegiatan pengelolaan pembibitan sapi potong yang menghasilkan calon bibit sapi potong Usaha pembibitan sapi potong pemeliharaan calon bibit dapat dilakukan dengan cara ekstensif , semi intensif dan intensif. Pilihan pemeliharaan mana yang akan digunakan untuk memelihara sapi potong sangat tergantung dari dukungan sumberdaya yang ada dilingkungan penglolaan usaha pembibitan sapi potong1. Pemeliharaan pembibitan Sapi Potong sistem ekstensifPemeliharaan ekstensif adalah model pemeliharaan tradisional, sapi potong calon bibit tidak dikandangkan secara khusus. Sapi potong calon bibit dibiarkan lepas dilahan penggembalaan dengan dilengkapi naungan tanaman untuk istirahat sapi potong.calon bibit. Pemberian pakan pada pemeliharaan ekstensif sapi potong calon bibit dibiarkan merumput di padang penggembalaan selama 5-7 jam perharinya. Pada pemeliharaan sistem ekstensif tidak diperlukan ransum pakan penguat karena sapi potong calon bibit sudah mendapatkan tambahan pakan aneka hijauan pakan dari berbagai macam rumput. 2. Pemeliharaan pembibitan Sapi Potong sistem semi intensifPemeliharaan semi intensif merupakan model pemeliharaan ternak yang mengandalkan padang penggembalaan di siang hari dan kandang untuk istirahat sapi potong calon bibit diwaktu malem hari. Pada pemeliharaan semi intensif sapi potong calon bibit setelah jam 9 pagi dikeluarkan dari kandang dan setelah jam 5 sore dimasukkan kandang kembali.Pelepasan sapi potong calon bibit ke lahanpenggembalaan setelah jam 9 dengan tujuan agar sapi potong calon bibit tidak terserang kembung akibat hijauan rumput yang masih basah. Pada pemeliharaan semi intensif pemberian pakan selain hijauan pakan ternak juga diberikan pakan tambahan konsentrat berupa dedak, ampas tahu, ubi kayu dan garam. Garam dicampurkan dengan air minum 3. Pemeliharaan pembibitan Sapi Potong sistem intensifPemeliharaan intensif adalah pemeliharaan sapi potong yang modern. Kehidupan sapi potong sepanjang waktu di kandang. Buntut dari kehidupan sapi potong calon bibit dikandang berdampak pada konsekwensi petani pengelola usaha pembibitan sapi potong harus bertanggung jawab dengan kebutuhan hidup pokok sapi potong calon bibit. Kebutuhan hijauan pakan ternak, pakan tambahan dan air minum yang diperlukan sapi potong calon bibit harus tersedia setiap saat.Selain peduli dengan kebutuhan hidup pokok sapi potong calon bibit petani pengelola usaha pembibitan sapi potong juga harus peduli dengan vaksinasi dan kesehatan hewan ternak. Dengan melakukan pengontrolan pakan, vaksin dan kesehatan. diharapkan mampu menghasilkan sapi potong calon bibit yang berkwalitas. Pembibitan sapi potong model intensif juga dapat dilakukan didaerah lahan yang sempit. Nani Priwanti Soeharto PP – BPPSDMP Sumber :Pedoman Pembibitan Sapi Potong Yang Baik. Direktorat Perbibitan Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian 2014