Loading...

PEMELIHARAAN TANAMAN DUKU

PEMELIHARAAN TANAMAN DUKU
Tanaman buah duku dapat tumbuh dengan baik, sehat, subur, berkembang, tumbuh sesuai dengan yang diinginkan dan mampu berproduksi genjah, mampu berproduksi tinggi dan terjaga akan mutunya. Untu mendapatkan hasil yang didinginkan maka kita harus mampu dan memehami penerapan teknologi pemeliharaan tanaman buah duku sesuai dengan SOP budidaya buah duku secara baik dan benar. Selai itu kita juga memahami dan mengenal lokasi tanam, paham iklim tanam, paham kesediaan air dalam penggunaannya, paham topografi dan paham karakteristik tanah yang tepat untuk budidaya buah duku Pemeliharaan penjarangan Kegiatan penjarangan pada dasarnya adalah untuk mengurangi persaingan antara tanaman pokok (tanaman duku) dan tanaman lain (tanaman pelindung). Persaingan yang terjadi adalah untuk mendapatkan unsur hara, air, sinar matahari, dan ruang tumbuh. Tanaman selain duku yang dijarangi sebaiknya merupakan tanaman yang memang tidak dikehendaki dan menggangu pertumbuhan tanaman duku. Penjarangan dilakukan dengan cara menebang sebagian ranting tanaman duku maupun tanaman pelindung disekitar tanaman induk. Limbah bekas daun atau ranting dikumpulkan kemudian dipotong-potong dan selanjutnya ditaburkan disekeliling tangkal tanaman hingga menutupi tanah disekitan tangkal batang tanaman duku yang berfungsi untuk mulsa sehingga terjaga kelembaban tanah disekeliling tanaman duku. Penyulaman tanaman duku juga perlu dilakukan jika ada tanaman duku yang mati. Penyualaman sebaiknya dilakukan secepat mungkin, penyulaman ini bertujuan untuk menyeragamkan pertumbuhan tanaman disuatu areal lahan, sehingga masa pertumbuhan, pembungaan dan pemanenan dapat diatur keseragamannya. Cara penyulaman yaitu dengan mengganti tanaman yang mati akibat serangan hama dan penyakit atau lainnya dengan tanaman benih buah duku baru.. Penyiangan Kegiatan penyiangan diperlukan untuk menghilangkan rumput dan herba kecil yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman duku. Penyiangan dapat dilakukan selang 2 (du) minggu sekali atau dilihat dari perkembangan gulma yang mengganggu tanaman duku. Penyiangan gulam dapat dilakukan dengan cara mencabut dengan tangan maupun dengan bantuan beberapa alat pertaniannya hingga bersi dan tidak mengganggu dan menjadi pesaing tanaman induknya. Pemeliharaan pengairan dan penyiraman Tanaman duku hanya memerlukan pemberian air yang cukup terutama pada musim kemarau. Selain itu juga tanaman duku sudah cukup kuat dan kokoh maka penyiraman dilakukan seperlunya saja. Di sekitar lubang tanam sebaiknya dibuat saluran air untuk mencegah air yang tergenang baik yang berasal dari hujan maupun air penyiraman. Penyiraman dapat dilakukan dengan cara menyiram air menggunakan selang, ember atau mengaliri air ke areal lahan tanaman buah duku hingga kapasitas lapang. Ditulis Oleh: Dalmadi Sumber : Ditjen Horti, dan Gambar globososo.com/image