Loading...

Pemilihan Dan Perlakuan Benih Cabai Merah

Pemilihan Dan Perlakuan Benih Cabai Merah
Untuk masyarakat Lampung makanan yang dikonsumsi sebagian besar berasa pedas. Oleh karena itu konsumsi terhadap cabai cukup tinggi di daerah ini. Cabai kaya akan vitamin A, C dan K, dan sangat baik untuk kesehatan, selama dikonsumsi dengan cara dan jumlah yang tepat. Cabai memang tidak diijinkan dikonsumsi terlalu banyak karena bisa-bisa Anda menghabiskan waktu seharian di kamar mandi akibat sakit perut. Walaupun rasanya pedas dan membuat mulut seperti kebakaran, telah dibuktikan bahwa cabai memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kesehatan. Tubuh kita memerlukan jumlah oksigen dan zat besi yang tepat untuk mencapai dan mempertahankan kinerja kognitif yang baik. Membumbui makananmu dengan cabai setiap hari dapat mengurangi kemungkinan tubuhmu mengalami gangguan kognitif seperti demensia dan penyakit Alzheimer ketika sudah berusia tua. Dengan tingginya konsumsi cabai, maka ini menjadi satu peluang bagi petani untuk membudidayakan cabai. Oleh karena itu dibutuhkan teknik budidaya cabai yang baik dan benar. Ada beberapa jenis cabai di Indonesia, salah satunya cabai merah. Budidaya cabai merah sudah dilakukan oleh masyarakat Lampung yaitu salah satunya di Kecamatan Rumbia. Kondisi iklim di Kecamatan Rumbia, khususnya di Kampung Bina Karya Mandiri sangat cocok untuk budidaya cabai merah karena adanya sinar matahari penuh. Cabai merah dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga ketinggian 1400 mdpl. Suhu yang optimal untuk pertumbuhan cabai merah adalah antara 24-28 derajat Celcius. Pada suhu yang terlalu dingin dibawah 15o C atau panas diatas 32o C pertumbuhan akan terganggu. Cabai merah dapat tumbuh pada musim kemarau asalkan mendapatkan pengairan yang cukup. Curah hujan yang dikehendaki berkisar 800-2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%. Budidaya cabai merah terbilang cukup menjanjikan. Biasanya cara budidaya cabai hampir sama disetiap jenisnya. Berikut ini adalah cara/tehnik Budidaya cabai merah yang dilakukan di Kampung Bina Karya Mandiri, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah. Dalam budidaya cabai merah ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan dan diperhatikan karena berpengaruh terhadap produksinya, antara lain pemilihan dan perlakuan terhadap benih cabai merah. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menanam cabai merah adalah pemilihan benih. Kualitas benih sangat berpengaruh dalam budidaya cabai merah. Benih cabai merah dapat diperoleh sendiri dari buah cabai yang yang sudah masak fisiologis, yaitu pada saat cabai menunjukkan warna merah. Selain itu dapat dilihat dari tampilan fisiknya, ukuran induknya yang besar, bentuknya sempurna dan terlihat sehat. Kriteria tersebut akan menghasilkan cabai merah yang berkualitas. Pilih buah cabai merah dari hasil panen/petikan ke empat hingga ke enam (ngagung / buah puncak ) karena pada periode tersebut menghasilkan biji yang optimal. Hasil panen pada periode pertama hingga ketiga pohon cabai masih terlalu muda biasanya menghasilkan buah yang sedikit dan kurang bagus untuk benih. Sedangkan ketika periode akhir diperoleh buah yang banyak namun cenderung menghasilkan buah yang kecil-kecil. Tumbuk buah cabai merah hingga kulit cabai terbelah kemudian di ayak diatas bak yang berisi air menggunakan irik bambu maka biji cabai akan terpisah dari kulitnya , ambil biji cabai yang sudah terpisah dan keringkan. Kemudian Rendam biji cabai merah tersebut ke dalam larutan air yang telah ditambah fungisida agar benih terhindar dari serangan jamur. Pilih biji yang tenggelam dalam air dan jangan gunakan biji yang mengapung. Karena pemilihan benih yang tepat merupakan faktor penting dan awal yang perlu dilakukan dalam budidaya cabai merah karena benih yang baik dan sehat adalah dasar pertumbuhan tanaman agar dapat tumbuh dan dan berkembang serta berproduksi secara optimum. Penggunaan benih yang bermutu rendah akan menghasilkan persentase perkecambahan yang rendah, bibit yang kurang toleran terhadap cekaman abiotik dan lebih sensitif terhadap penyakit tanaman. Penulis: Nety Sumber: Berbagai Sumber