Loading...

PEMUPUKAN BERIMBANG PADA PADI

PEMUPUKAN BERIMBANG PADA PADI
PEMUPUKAN BERIMBANG Oleh : HAFIZUDDIN,SP Pengertian Pemupukan berimbang adalah menyediakan semua zat hara yang cukup sehingga tanaman padi mencapai hasil tinggi dan bermutu serta meningkatkan pendapatan petani. Oleh karena itu jenis dan pupuk yang ditambahkan harus sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan kebutuhan tanaman. Dengan demikian jenis dan dosis pupuk yang diberikan tidak dapat disamaratakan tetapi harus memiliki spesifik lokasi. Sebelum melakukan pemupukan berimbang perlu adanya Peralatan Uji Tanah Sawah ( PUTS ) terdiri dari : Satu set larutan ekstraksi untuk penetapan N, P, K dan pH. Peralatan pendukung Bagan warna N, P, K, dan pH Bagan warna daun (BWD) Buku petunjuk penggunaan. Dalam menentukan dosis rekomendasi pemupukan N, P, dan K didasarkan atas status hara tanah ( kelas rendah, sedang dan tinggi ). Memilih jenis pupuk N yang sesuai dengan kondisi keasaman tanah serta teknologi untuk mengatasi keracunan besi yang umum terjadi di lahan sawah bukaan baru. Konsep Pemupukan Berimbang Intinya, pupuk yang digunakan untuk memupuk satu jenis tanaman berbeda untuk masing-masing jenis tanah. Beberapa hal yang perlu dicermati untuk mendapatkan efisiensi dalam pemupukan antara lain : - Jenis pupuk yang akan digunakan. - Sifat dari pupuk - Waktu pemupukan - syarat pemberian pupuk atau metode pemupukan Peningkatan produksi pertanian dapat dicapai dengan menerapkan teknologi pemupukan berimbang sesuai spesifik lokasi. Konsep pemupukan berimbang adalah : Penambahan pupuk kedalam tanah dengan jumlah dan jenis hara yang sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan kebutuhan hara oleh tanaman untuk meningkatkan produksi. Pemupukan berimbang dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa jenis tunggal yang dicampur secara sederhana atau secara mekanis atau melalui teknologi pencampuran kimia yang disebut pupuk majemuk. Contoh : Rekomendasi Pemupukan Dosis / HaUrea (N)SP36 (P)KCL (K) - Tanpa Bahan Organik - Dengan 5 Ton Jerami - Dengan 2 Ton Ppk Kandang 250 230 225 50 50 - 50 - 30 Dengan menggunakan Acuan / Dosis yang biasa dipakai petani : Dari paparan di atas dengan penggunaan pupuk organik berupa jerami atau pupuk kandang dapat menekan penggunaan pupuk anorganik. Intinya Dosis Penggunaan Pupuk berbeda perlakuannya / kebutuhannya disesuaikan dengan kondisi / ketersediaan unsur hara dan kebutuhan dari tanaman yang ada di wilayah tersebut, sehingga penggunaan pupuk tidak sia-sia.