Loading...

Pemupukan Dan Unsur Hara Pada Tanaman Duku

Pemupukan Dan Unsur Hara Pada Tanaman Duku
Pupuk merupakan makanan utama tanaman yang sangat mempengaruhi produksi dan mutu buah duku yang dihasilkan. Pupuk yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman. Sebelum dilakukan pemupukan sebaiknya dilakukan analisa tanah sehingga unsur yang tersedia pada tanah dapat diketahui. Pemberian pupuk dan penyerapannya oleh tanaman duku akan menjadi tolok ukur keberhasilan budidaya tanaman duku. Tanaman dipupuk dengan jumlah yang cukup,tepat jenis pupuk dan waktunya. Cara pemberian pupuk tergantung pada umur tanaman duku, mulai tahun pertama dan seterusnya. Pemupukan dilakukan dengan cara menggali parit dibawah ujung luar tajuk tanaman dengan lebar 20 cm dan dalam 30 cm. Setelah pupuk ditaburkan ke parit kemudian parit ditimbun dengan tanah galian. Dari tahun ke tahun letak parit galian semakin bergeser keluar lingkaran, karena pertumbuhan tajuk semakin melebar. Pupuk organik (kandang) harus disediakan dalam keadaan matang, dengan ciri bahan tanaman yang sudah hancur, berwarna hitam dan tidak berbau busuk. Kekurangan dan kelebihan unsur hara pada tanaman,terutama kekurangan unsur hara makro akan berakibat fatal pada pertumbuhan tanaman duku. Peranan unsur hara pada pertumbuhan tanaman dan gejala atau akibat kekurangan serta kelebihannya. Nitrogen. Nitrogen memeiliki fungsi pada tanaman ,sebagai berikut 1) Mendorong pertumbuhan tanaman secara keseluruhan,seperti pertumbuhan akar,daun,batang,bunga ,dan buah, 2) Bahan pembentuk klorofil yang berperan pada proses fotosintesa tanaman, 3) Meningkatkan kemampuan akar untuk menyerap unsur fosfor, 4) Bahan baku pembentuk protein. Gejala kekurangan dan kelebihan nitrogen, sebagai berikut1) Apabila tanaman kekurangan unsur nitrogrn akan berupaya memenuhi kebutuhan dengan menguraikan nitrogen yang telah ada dari daun tua dan menyalurkannya ke daun muda. Maka kekurngan unsur nitrogen akan segera tampak pada daun tua, 2) Kekurangan nitrogen akan menyebabkan pertumbuhan tanaman terlambat,tumbuh kerdil,daun muda berwarna hijau muda dan pada daun tua ujung daun mengering, 3) Kekurangan nitrogen menyebabkan buah matang sebelum waktunya dan berukuran kecil, dan 4) Kelebihan nitrogen menyebabkan bunga gugur,buah terlambat matang. Fosfor. Fungsi fosfor pada tanaman ,sebagai berikut 1) Merangsang pembentukan bunga dan buah, 2) Mendukung pembentukan biji yang sempurna dan mempercepat pematangan buah, 3) Merangsang pertumbuhan akar yang masih muda, 4) Merupakan bahan pembentuk DNA dan RNA, 5) Merangsang pembelahan sel, 6) Berperan dalam proses asimilasi dan pernapasan, dan 7) Bahan penyimpan dan transfer energi. Kekurangan fosfor pada tanaman akan menimbulkan gejala,sebagai berikut 1) Pertumbuhan terhambat sehingga tanaman menjadi kerdil, 2) Perkembangan akar terhambat, 3) Pada beberapa bagian tanaman berwarna keunguan, 4) Warna daun hijau tua tidak merata dan tampak mengkilap,5) Tepi daun,cabang dan batang berwarna merah atau ungu,kemudian menguning dan akhirnya mengering, 6) Buah dan biji tidak berkembang dengan baik akibat pematangan buah yang terhambat. Kalium. Kalium bermanfaat bagi tanaman,sebagai berikut, 1) Memperkuat daun,bunga dan buah sehingga tidak mudah gugur, 2) Memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit dan kekeringan, 3) Menunjang proses pembentukan akar, 4) Berperan penting dalam meningkatkan kualitas buah seperti ukuran yang besar dan rasa yang manis, 5) Berperan dalam proses membuka dan menutup stomata, dan 6) Berperan pada transloksi zat gula untuk pembentuka pati dan protein. Dampak kekurangan kalium padatanaman ,sebagai berikut 1) Daun berwarna kuning, terutama dibagian pinggir dan ujung daun akibat terjadi kematian jaringa di ujung dan pinggir daun, 2) Pertumbuhan batang atau cabang lambat serta batang dan cabang yang dihasilkan lemah sehingga mudah rebah, 3) Daun mengerut atau keriting, 4) Timbul bercakbercak merah kecoklatan pada daun lalu mengering dan akhirnya rontok, 5) Buah berukuran kecildan bijinya kisut atau keriput, dan 6) Daun disekitar buah mengering. Warna buah tidak merata serta buah tidak bermutu dan tidak tahan disimpan lama. Unsur hara mikro merupakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah sedikit,tetapi tidak terpenuhi dapat berakibat fatal bagi tanaman. Termasuk unsur hara mikro adalah Kalsium,Magnesium, Belerang,Clor,Besi,Tembaga,Seng,Boron,dan Molibdenum(Mo). Sumardi Sumber : Ditjen Hortikultura.