Loading...

Pemupukan pada Budidaya Cabai (Capsicum annuum L.) Menggunakan Irigasi Tetes dan Mulsa Polyethylene.

Pemupukan pada Budidaya Cabai (Capsicum annuum L.) Menggunakan Irigasi Tetes dan Mulsa Polyethylene.
Pemupukan pada Budidaya Cabai (Capsicum annuum L.) Menggunakan Irigasi Tetes dan Mulsa Polyethylene. Keberhasilan budidaya cabe sangat dipengaruhi perilaku pembudida daya dalam melakukan tahapan budidaya dengan sesuai dan terencana termasukan dalam pemupukan. Pemberian pupuk yang optimal diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman cabai. Begitu halnya dengan menggunakan mulsa dapat menjaga kelembaban didalam tanah, disaat kemarau air tidak mudah menguap dan disaat musim penghujan tidak terjadi genangan atau becek yang mengakibatkan busuknya akar. Pemupukan pada Budidaya Cabai (Capsicum annuum L.) Menggunakan Irigasi Tetes dan Mulsa Polyethylene. Pemanfaatan teknologi mulsa polyethylene (mulsa plastik hitam perak) mulai banyak diadopsi oleh petani dalam budidaya tanaman cabai (Capsicum annuum L.) Irigasi tetes merupakan sistem pemberian air pada tanaman secara langsung baik pada permukaan tanah maupun di dalam tanah melalui tetesan-tetesan secara sinambung dan perlahan. Penggunaan mulsa polyethylene dapat menekan tingkat kerusakan buah cabai akibat anthraknosa (Uhan dan Nurtika, 1995) Kombinasi irigasi tetes dengan mulsa plastik dapat memudahkan pemberian pupuk dan air (fertigasi) secara efisien, sehingga hasil panen menjadi lebih tinggi. Berdasarkan hasil penelitian Vivit F. Alviana1 dan Anas D. Susila (2009) Pertumbuhan vegetatif tanaman cabai yang ditanam dengan irigasi tetes dan mulsa polyethylene meningkat secara linier pada aplikasi pempupukan sampai dosis 453 kg N/ha, 207 kg P2O5/ha, 360 kg K2O/ha. Waktu antesis, waktu buah masak, bobot perbuan, diameter, dan panjang buah tidak dipengaruhi oleh dosis pemupukan. Rekomendasi dosis pupuk optimum pada budidaya tanaman cabai merah varietas Prabu yang dibudidayakan dengan irigasi tetes dan mulsa polyethylene di Andosol Sukamantri (Ciapus Bogor) adalah sebesar 237.07 kg N/ha, 108.33 kg P2O5/ha, dan 188.4 kg K2O/ha. Sumber : Alviana. V.F. dan Anas D. S. 2009. Optimasi Dosis Pemupukan pada Budidaya Cabai (Capsicum annuum L.) MenggunakanIrigasi Tetes dan Mulsa Polyethylene J. Agron. Indonesia 37 (1) : 28 – 33 https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=keuntungan+budidaya+cabe+pakai+mulsa Penyusun: Robinson Putra, SP., M.Si (Penyuluh Pertanian BSIP Lampung)