Loading...

PENANAMAN PADI DI LAHAN KERING DENGAN SYSTEM JAJAR LEGOWO

PENANAMAN PADI DI LAHAN KERING DENGAN SYSTEM JAJAR LEGOWO
Salah satu sukses pembagunan pertanian yang dicanangkan oleh kementrian pertanian adalah mempertahankan swasembada beras berkelanjutan. Peningkatan produktifitas padi 1,5 % per tahun dengan indeks panen1,52 diperkirakan dapat mempertahankan swasembada beras hingga tahun 2025. Berbagai inovasi teknologi dan bibit unggul telah tersedia untuk mencapai sasaran tersebut. Saah satu cara untuk meningkatkan produksi padi adalah cara tanam sistem jajar legowo.” Legowo diambil dari bahasa jawa, yaitu kata “ lego” yang berarti luas dan “dowo” yang berarti panjang. Tujuan utama dari cara tanam jajar legowo adalah meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman yang seolah olah tanaman berada di pinggir (tanaman pinggir) atau seolah olah tanaman berada di pinggir. Berdasarkn pengalaman tanaman padi yang berada di pinggir akan menghasilakn produksi lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik. Ini dikarenakan tanaman padi yang berada di piggir akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak. Ada beberapa pilihan penerapan system tanam jajar legowo yaitu: Jajar legowo 2 : 1 maka peningkatan populasi tanam sebesar 33,3 %. Jajar legowo 3 : 1 maka peningkatan populasi tanam sebesar 25 %. Jajar legowo 4 : 1 maka peningkatan populasi tanam sebesar 20 %. Hasil penelitian di sukamandi ( subang jawa barat) selama dua musim menunjukkan cara tanam jajar legowo meningkatkan prodduksi padi sawah 1,9 – 29,0 % pada MK 2007 dan 2,4 – 11,3 pada MK 2008. Untuk padi rawa pada MK 2008 peningkatan hasil 3,9 - 8,0 % dan untuk padi gogo 4,1 - 6,2 %. Manfaat yang dirasakan ketika Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo: Menambah jumlah tanaman padi Meningkatkan produksi tanaman padi secara signifikan Memperbaiki kualitas gabah karena akan semakin banyaknya tanaman pinggir Dapat mengurangi serangan penyakit pada tanaman padi Akan mempermudah dalam perawatan tanaman padi baik dalam proses pemupukan maupun penyemprotan pestisida Dapat menghemat pupuk, karena yang dipupuk hanya di bagian dalam baris tanaman saja Kelemahan ketika Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo Akan membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak dan waktu yang lebih lama pada saat melakukan proses penanaman padi Pada umumnya pada lahan yang menggunakan jajar legowo, maka akan lebih banyak ditumbuhi rumput Sumber: Infrmasi ringkas bank pengetahuan padi indonesia tuhun 2007. (Muhromin, SPt (BPP Pucanglaban)