Loading...

PENERAPAN TANAM JAJAR LEGOWO

PENERAPAN TANAM JAJAR LEGOWO
Jajar legowo merupakan salah satu dari sekian paket tehnologi yang dianjurkan dalam budidaya padi melalui program SL PTT yang sudah sejak beberapa tahun lalu didengungkan oleh pemerintah malalui kementrian pertanian . Meskipun sudah cukup lama tehnologi ini di kumandangkan oleh pemerintah namun baru sebagian kecil petani yang konsisten untuk menerapkannya, karena para petani yang telah mencoba menerapkan jajar legowo justru mendapat hasil panen yang tidak meningkat dari sebelumnya bahkan cenderung menurun, tidak seperti yang telah disampaikan oleh para petugas, kenapa demikian ? Setelah diamati ternyata penerapantanam jajar legowo memang tidak serta merta dapat meningkatkan hasil panen sesuai yang diharapkan ,apabila diterapkan tanam jajar legowo sementara kondisi lahan sawah yang ada saat ini dalam kondisi yang tidak mendukung. Kondisi lahan sawah saat ini pada umumnya dalam keadaan kritis, karena ekploitasi cara bertanam para petani yang hanya mengandalkan pupuk buatan pabrik yang notabene merupakan zat kimia yang akan menggerus kesuburan tanah. Sebenarnya banyak manfaat dengan menggunakan sistim jajar legowo diantaranya mudah dalam perawatan.Penerapan jajar legowo akan bisa optimal apabila dibarengi dengan pengembalian kondisi lahan sawah seperti dahulu sebelum para petani mengenal pupuk kimia. Lahan sawah saat ini pada umumnya kurang subur karena kurangnya bahan organik tanah, mengembalikan kesuburan tanah berarti harus mengembalikan prosentase kandungan organik dalam tanah sampai mencapai angka normal yang dibutuhkan yaitu minimal 5 persen. Cara yang bisa ditempuh untuk menaikkan kandungan organik tanah menjadi 5 persen yang saat ini rata-rata kurang dari 2 persen yaitu dengan menggunakan pupuk oraganik minimal 4 ton / hektar itupun perlu psoses yang tidak sebentar. Selain meningkatkan kesuburan tanah , penerapan jajar legowo agar bisa menhsilkan produksi yang optimal bisa dengan pemilihan model legowo yang tepat. Ada tiga macam model jajar legowo : legowo 2:1, legowo 4:1 tipe I, dan legowo 4:1 tipe 2. Untuk jenis tanah dengan kesuburan kurang dianjurkan memilih legowo 4:1 tipe 1 , yaitu legowo 4:1 dengan jarak antar tanaman dalam barisan semua rapat ( jejer wayang ). Dengan jarak antar tanam rapat diharap akan memperoleh jumlah rumpun yang lebihbanyak. Karena lahan yang kurang subur jumlah anakan yang dihasilkan tidak banyak , ditopang dengan jumlah rumpun yang lebih banyak diharap akan lebih banyak tanaman produktif sehingga dapat memperoleh hasil panen yang lebih banyak pula. Oleh : Saris Santosa