Loading...

Pengembangan Usaha Kentang menuju Kelembagaan Ekonomi Petani

Pengembangan Usaha Kentang menuju Kelembagaan Ekonomi Petani
Upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraan petani dan keluarganya, tentulah tidak mudah untuk mencapaianya. Dalam mencapai tujuan pengembangan usaha kentang menuju kelembagaan ekonomi petani berbagai masalah yang telah dilewati antara lain; a). Berusaha tani berbagai komoditas telah dilalukan, b). Fluktuasi harga yang sangat tajam dari berbagai komoditas yang dipermainkan oleh tengkulak, c). Petani berusaha mencari usaha lain yang meguntungkan. Untuk mengatasi permasalah tersebut berdasarkan pengalaman petani di Desa Kledung Kabupaten Temanggung Jawa Tengah dalam pengembangan usahatani menuju kelembagaan ekonomi petani dapat diuraikan sebagai berikut: - Berbagai komoditas yang diusahakan seperti bertanam tembakau, sayur-sayuran, dan tanaman hias belum dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan meningkatkan kesejahteraan petani serta keluarganya, ini disebabkan kurangnya pengetahuan, sikap dan ketrampilan petani dalam menerapkan inovasi teknologi di wilayah tersebut . - Dalam pemasaran hasil produksi dari berbagai komoditas masih mengalami fluktuasi harga yang disebabkan petani masih menjual produksinya secara perorangan, ada permainan harga dari tengkulak, belum menjalin kemitraan dan belum melakukan Kelompok Usaha Bersama (KUB). - Dari berbagai masalah usahatani yang dihadapi dan keteguhan petani di Desa Kledung Kabupaten Temanggung Jawa Tengah akhirnya mencoba memilih komoditas kentang sebagai andalan usahataninya. Dasar-dasar penentuan komoditas kentang sebagai andalan dalam pengembangan usahatani menuju kelembagaan ekonomi petani adalah : - Didesa Kledung mempunyai kondisi lahan dan iklim yang cocok untuk pengembangan komoditas hortikultura. - Telah didirikan Kebun Bibit Hortikultura (KBH) milik Dinas Pertanian Propinsi Jawa Tengah. - Adanya kegiatan FMA. Dasar-dasar tersebut dengan cepatnya masyarat tani dapat memanfaatkan peluang untuk pengembangan usahatani kentang, adapun pemanfaatan peluang usaha tani kentang tersebut dengan cara sebagai berikut; - Petani segara melakukan konsultasi dengan petugas Kebun Bibit Hortikultura (KBH) tentang cara budidaya tanaman kentang dengan teknologi yan dianjurkan. - Membentuk kelompoktani, menyusun rencana kerja kelompok, selanjutnya menetapkan topik pembelajaran FMA Desa/Kelompok - Melakukan pembelajaran FMA Kelompok dengan materi Budidaya Kentang Hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut didapatkan bawah pembelajaran FMA dan usaha kentang menguntungkan, namun dari beberapa anggota kelompoktani ada isu-isu lain yang menjanjikan keuntungan lebih besar lagi yaitu dengan menjual dalam bentuk benih kentang. Isu-siu tersebut ditangkat dengan cepat oleh pengurus lalu disosialisaikan ke anggota dan anggota sangat respon/antosias untuk mencarai informasi mengenai teknologi usaha pembibitan kentang. Selanjutnya kelompok menyusun dan mengajak anggotanya untuk mengikuti pembelajaran FMA inovasi teknologi budidaya benih kentang berkualitas. Pengembangan Usaha Kentang menuju Kelembagaan Ekonomi Petani didasari dengan sejalannya tujuan pemerintah adanya program pebangunan desa yang mempunai visi " mewujudkan Desa Kledung sebagai Pusat Pembibitan Kentang berkualitas (PPKB)" dukungan masyarakat terhadap program pemerintah daerah tersebut serta meningkatnya permintaan akan benih kentang maka alumni pembelajaran FMA desa Kledung dengan gesitnya menanggapi secara cepat, tanggapan tersebut diuraikan sebagai berikut; - Membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan nama "KUB" Maju Lestari " yang beranggotakan 42 Orang. - Mengembangkan program usaha benih kentang tersebut ke wilaya desa lain dan telah disambut dengan dukunan yang sangat baik oleh 5 desa sekitarnya. Sejalan dengan perkembagan usaha dan banyaknya permintaan benih kentang maka para petani memperkuat posisi dengan jalan membangun kemitraan dengan pedagang besar dan perbankan. Selain itu untuk memperkuat kualitas dan mutu benih kentang asosiasi dan para perwakilan petani menyusun dan membentuk lembaga ekonomi petani yang berbadan hukum, yang bertujuan untuk memperkuat tawar kelembagaan tersebut kuat dan bisa terlndungi dari sisi hukum. Usaha tersebut tidak lah sia-sia pada tanggal 9 Juli 2012 telah terbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT. Kledung Agri Lestari. Untuk memperlancar usahanya PT. Kledung Agri Lestari memberikan pelayanan benih sumber kentang dan memberikan permodalan kepada petani yang mau bermitra. Dalam mewujutkan pengembangan usahatani menuju kelembagaan ekonomi petani PT. Kledung Agri Lestari akan melakukan pendampingan penerapan teknologi sesuai dengan SOP budidaya benih kentang dan membeli hasil usahatani benih kentang sesuai dengan kesepakatan harga. Program-progran PT. Kledung Agri Lestari tersebut ternyata telah menarik dan disambut dengan baik oleh pemerintah Kabupaten Temanggung. Badan uasaha tersebut diresmikan oleh Bupati sebagai model Badan Usaha Milik Petani (BUMP). Dukungan pemerintah terhadap program PT. Kledung Agri Lestari yang akan dilakukan antara lain adalah; - Melakukan kegiatan penangkaran benih kentang bekerjasama dengan petani mitra dilima desa dengan luas lahan 10 ha. - Perusahaan akan melakukan diversifikasi usaha dengan memanfaatkan kentang yang tidak masuk kriteria sebagai benih untuk dibuat aneka olahan makanan sehingga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Ditlis oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : BP2SDMP Pertanian Tahun 2012, Berusaha Belajar Bersama Gambar : rudianto8.blogspot.com