Pengendalian Hama Burung Pada Tanaman Padi Sawah Dengan Mengunakan Jaring
salah satu hama tanaman padi yang kadang menyulitkan petani adalah serangan burung pada masa padi menjelang panen. jenis burung yang mengganggu adalah burung pipit, atau dibeberapa daerah bisa disebut dengan burung emprit (Lonchura leucogastra). Jumlahnya bisa mencapai ribuan ekor dan menghabiskan bulir padi yang siap panen dalam waktu singkat. Banyak petani yang gagal panen atau kerugian besar saat panen. Kerugian yang dialami petani akibat serangan hama pengganggu burung pipit bisa mencapai 15-50 persen. sepesies burung yang paling sering menimbulkan kerugian serius adalah burung pipit yang biasanya menyerang secara berkelompok dari puluhan hingga ribuan jumlahnya. puncak aktivitas burung pipit ini sebagai hama padi adalah pagi (06.00-10.00) dan sore (14.00-16-00). serangannya menyebabkan biji hampa, bulir padi mengering dan banyak biji padi yang hilang karena rontok. pengendalian hama burung pipit ini bisa bersifat mekanis dengan menggunakan alat-alat yang bisa mengusir burung atau secara biologis dengan menggunakan bahan-bahan tumbuhan atau buah-buahan yang berbau. oleh karena itu sudah seharusnya petani menggunakan ato melakukan metode-metode kretif untuk mengurangi serangan hama burung. selain menggunakan orang-orangan sawah, ada beberapa cara mengendalikan hama burung pada padi sawah salah satunya. menggunakan jaring sebagai perangkap dalam pertanian, perangkat memang memiliki banyak manfaat termasuk untuk mengurangi hama burung yang mengganggu padi. perangkap yang digunakan yaitu jaring. Jaring bekas dipasang disawah dengan menancapkan beberapa bambu sebagai tiang di pematang sawah, kemudian mengikat jaring di bamboo tersebut dan membentang. cara ini bisa cukup efektif untuk mengurangi populasi hama dan juga bisa digunkan berkali-kali dalam penanaman padi. oleh: I Made Supardika Putra, SP